Pertamina utamakan minyak domestik

Selasa, 15 Mei 2012 - 12:22 WIB
Pertamina utamakan minyak...
Pertamina utamakan minyak domestik
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) siap mengutamakan penyerapan minyak mentah domestik untuk memenuhi kebutuhan kilang dalam negeri. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional yang terus meningkat.

Selain itu, untuk meningkatkan ketahanan pasokan energi nasional dan mendukung optimalisasi kinerja anak usahanya, Petral (Pertamina Energy Trading Limited), Pertamina memprioritaskan impor BBM dan minyak mentah dari berbagai sumber, khususnya National Oil Company (NOC).

“Sistem pengadaan minyak mentah dan BBM yang dilakukan selama ini telah berjalan dengan baik dan dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG),” kata Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (15/5/2012).

Pertamina terus bertekad untuk melakukan perbaikan secara berkesinambungan pada proses pemenuhan kebutuhan BBM nasional. Perusahaan berupaya untuk bisa melakukan impor langsung dari NOC, produsen minyak, dan pemilik kilang.

“Untuk itu, mulai kuartal ketiga 2012 kami akan melakukan langkah-langkah untuk merealisasikan rencana tersebut. Hak ini harus dilakukan secara hati-hati untuk memastikan langkah tersebut tidak menimbulkan risiko, seperti kegagalan pasokan impor yang akan berakibat pada terjadinya krisis energi di dalam negeri," ungkapnya.

Dia menambahkan pihaknya menyambut baik rencana pemerintah untuk menjembatani upaya tersebut karena kontrak langsung biasanya perlu didahului dengan pembicaraan secara government to government (G to G).

"Pertamina memiliki pandangan yang sama untuk secara bertahap dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM dan minyak mentah. Oleh karena itu, Pertamina bertekad untuk merealisasikan proyek dua kilang terintegrasi dan ekspansi wilayah kerja eksplorasi dan produksi untuk meningkatkan cadangan minyak nasional," tandasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
43 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
50 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved