Kadin desak pemberlakuan Sislognas dipercepat

Kamis, 31 Mei 2012 - 16:19 WIB
Kadin desak pemberlakuan...
Kadin desak pemberlakuan Sislognas dipercepat
A A A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menilai implementasi Perpres No.26 Tahun 2012 tentang Sistem Logistik Nasional (Sislognas) harus dipercepat sebelum penyatuan pasar ASEAN berlaku. Pasalnya, aturan tersebut merupakan payung hukum untuk berbagai program yang telah diupayakan dari berbagai instansi.

“Berbagai program yang sudah ditetapkan, sesuai dengan Pepres 26/2012 tentang sistem logistik nasional (sislognas). Pepres sebagai payung hukumnya ini perlu secepatnya diimplementasikan, karena waktu berjalan terus. Jangan sampai kita kehilangan waktu, nanti pada saat pemberlakuan AEC (ASEAN Economic Community) 2015 baru kita panik,” ujar Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik Natsir Mansyur dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Kamis (31/5/2012).

Dia mengatakan, telah banyak program yang dilakukan untuk menurunkan cost logistik nasional. Dia mencotohkan, revitalisasi angkutan penunjang logistik barang, pangan, pembangunan BBM Logistik diperluasan Pelindo II dan daerah lain. Kemudian, revitalisasi kapal petra menjadi kapal motor untuk melayani sea short shipping reute (SSS)/alur jarak pendek dan masih banyak program lain.

“Itu merupakan keterlibatan pengusaha logistik Kadin dalam mendukung Sislognas ini, hanya saja implementasi program yang lainnya juga harus segera diimplementasikan,” jelasnya.

Melalui hal ini, menurut Natsir, dalam rangka menurunkan cost logistik Indonesia 17 persen dari biaya produksi menjadi 10 persen sampai tahun 2015 merupakan suatu pekerjaan negara yang perlu direalisasikan, sehingga di tahun 2015 Indonesia sebagai pasar terbesar di ASEAN menjadi negara yang cost logistiknya rendah.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
Paus Fransiskus Desak...
Paus Fransiskus Desak Penyelidikan Genosida Israel di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved