Target ekspor USD230 miliar sulit tercapai
Jum'at, 01 Juni 2012 - 16:26 WIB
Target ekspor USD230 miliar sulit tercapai
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Satwiko Darmesto menilai, sulit untuk mencapai target ekspor USD230 miliar di tahun 2012. Apalagi setelah melihat neraca perdagangan yang mengalami defisit di bulan April kemarin.
"Kalau melihat itu, kita dalam empat bulan kan totalnya USD65 miliar, kalau dikali tiga ya enggak sampai USD200 miliar. Jadi kalau targetnya USD230 miliar pasti tidak akan tercapai. Tapi kalau USD203 miliar seperti tahun kemarin mudah-mudahan bisa. Ya jadi seperti tahun kemarin saja lah," kata Satwiko saat ditemui di kantornya, Pasar Baru, Jakarta, Jumat (1/6/2012).
Satwiko belum bisa memastikan tren ekspor dan impor kedepan setelah kondisi ini. Akan tetapi jika meraba situasi Amerika yang mulai membaik, menurutnya, akan ada perubahan kearah yang lebih baik. "Tapi kalau lihat perkembangannya katanya AS sudah mulai baik, tinggal Eropa ini yang kita tunggu perkembangannya," tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan kesenjangan yang terjadi antara ekspor dan impor pada bulan April 2012 mengakibatkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar USD641,1 juta.
Menurut Suryamin, nilai ekspor Indonesia pada April 2012 turun sebesar 7,36 persen menjadi USD15,98 miliar. Sedangkan impor naik sebesar 1,82 persen menjadi USD16,62 miliar.
"Memang ada penurunan impor dari negara tujuan ekspor dan berlaku hampir secara keseluruhan," kata Suryamin.
Dia menjelaskan, kondisi ini terjadi karena efek krisis yang masih terjadi di Eropa dan Amerika. Sehingga masing-masing negara menjaga kestabilan nilai ekspor dan impornya. (bro)
()