Penghematan BBM untuk mobil dinas tak efektif

Sabtu, 02 Juni 2012 - 15:18 WIB
Penghematan BBM untuk...
Penghematan BBM untuk mobil dinas tak efektif
A A A
Sindonews.com - Penghematan BBM subidi yang melarang mobil dinas pemerintah dinilai tidak akan efektif. Pasalnya, target penghematan ini tidak termasuk untuk pegawai pemerintah, tapi hanya mobil dinasnya.

"Penghematan BBM tidak hanya untuk mobil dinas, tetapi harus untuk orang dinasnya juga," ujar Pengamat Ekonomi UI yang juga Anggota KEN Nina Sapti Triaswati dalam Diskusi SINDO RADIO NETWORK di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (2/6/2012).

Nina menambahkan, kendati mobil dinasnya dilarang, tetapi PNS masih dapat menggunakan mobil lain untuk membeli BBM bersubsidi. Di mana uang yang dipakai juga berasal dari pemerintah. "Pemerintah harus menspesifikasikan tujuan pelarangan penggunaan BBM untuk pengguna mobil dinas," ujar Nina.

Nina menegaskan, pengguna kendaraan sudah seharusnya tidak menggunakan BBM bersubsidi, karena sembilan juta penduduk Indonesia adalah kalangan orang kaya. "Kalaupun harga BBM tidak dinaikkan, maka pemerintah harus menggunakan sistem pajak," ujar Nina.

Pajak yang digunakan bukan berdasarkan besarnya CC kendaraan, tetapi berdasarkan harga kendaraan tersebut. "Berdasarkan harga mobil, pajak yang dikenakan akan dibayar tiap tahun dalam perpanjangan STNK," ujar Nina.

Nina menjelaskan, orang kaya pengguna mobil ada sembilan juta orang dan memakan sekira Rp100 triliun dana subsidi, yang seharusnya digunakan rakyat miskin.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved