BKPM optimistis target investasi Rp283 T bakal tercapai
Rabu, 06 Juni 2012 - 14:16 WIB
BKPM optimistis target investasi Rp283 T bakal tercapai
A
A
A
Sindonews.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan perolehan investasi pada kuartal II akan tetap sama dengan kuartal I yang mencapai Rp71 triliun. Dengan pencapaian tersebut maka target sebesar Rp283 trilun di tahun 2012 optimistis dapat diraih.
"Kuartal kemarin kan naik 30,2 persen, jadi mudah-mudahan kuartal II ini kita harapkan sama. Kalau kuartal kemarin Rp71 triliun jadi sudah Rp140 triliun, target kita kan Rp283 triliun, jadi dengan pencapaian itu nanti sudah mencapai target 50 persen lebih," kata Deputi Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal, Azhar Lubis di Jakarta, Rabu (6/6/2012)
Sedangkan untuk year on year (yoy), Azhar optimis akan terjadi peningkatan. Pada kuartal II tahun 2011, angka investasi hanya sebesar Rp65 triliun.
Optimisme tersebut dilanjutkan dengan beberapa rencana investasi yang siap direalisasikan pada beberapa sektor. "Sektornya lebih ke manufaktur, pengolahan tambang dan pengolahan produk agro. Kita harapkan juga infrastruktur yang mengenai masalah banyak juga pembangkit tenaga listrik. Jadi sebenarnya cukup bagus," jelasnya.
Akan tetapi diluar itu, dia menuturkan BKPM juga akan konsentrasi dengan kondisi tahun depan. Karena ada beberapa investasi yang tertunda untuk direalisasikan tahun depan (2013) karena efek krisis Uni Eropa dan Amerika.
"Kuartal kemarin kan naik 30,2 persen, jadi mudah-mudahan kuartal II ini kita harapkan sama. Kalau kuartal kemarin Rp71 triliun jadi sudah Rp140 triliun, target kita kan Rp283 triliun, jadi dengan pencapaian itu nanti sudah mencapai target 50 persen lebih," kata Deputi Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal, Azhar Lubis di Jakarta, Rabu (6/6/2012)
Sedangkan untuk year on year (yoy), Azhar optimis akan terjadi peningkatan. Pada kuartal II tahun 2011, angka investasi hanya sebesar Rp65 triliun.
Optimisme tersebut dilanjutkan dengan beberapa rencana investasi yang siap direalisasikan pada beberapa sektor. "Sektornya lebih ke manufaktur, pengolahan tambang dan pengolahan produk agro. Kita harapkan juga infrastruktur yang mengenai masalah banyak juga pembangkit tenaga listrik. Jadi sebenarnya cukup bagus," jelasnya.
Akan tetapi diluar itu, dia menuturkan BKPM juga akan konsentrasi dengan kondisi tahun depan. Karena ada beberapa investasi yang tertunda untuk direalisasikan tahun depan (2013) karena efek krisis Uni Eropa dan Amerika.
()