Pertamina gelar OP di 72 titik

Kamis, 07 Juni 2012 - 18:34 WIB
Pertamina gelar OP di...
Pertamina gelar OP di 72 titik
A A A


Sindonews.com - PT Pertamina Regional III menggelar operasi pasar (OP) di 72 titik di Jakarta, Banten, dan Jabar, sejak kemarin. Operasi pasar dilakukan untuk mensuplai kelangkaan LPG serta menekan harga eceran LPG 3 kg.

Di Jabar, OP dilakukan di Bakasi, Tasikmalaya, Majalengka, Banjar, Ciamis, Indramayu, Kuningan Bogor, Sukabumi, Bandung, Depok, Subang, Purwakarta, dan Karawang. Operasi pasar dilakukan menggunakan sejumlah truk milik Pertamina, disuplai dari satuan pengisian bahan bakar LPG (SPBE) terdekat.

Pada hari sebelumnya, OP dilakukan di beberapa titik saja. Sedangkan hari ini, Pertamina melakukannya serentak di 72 titik di wilayah DKI, Jabar, dan Banten. Harga eceran pada OP yaitu Rp12.750 per tabung.

“Upaya ini kami lakukan untuk memastikan suplai LPG terkendali serta mengembalikan harga agar kembali normal,” jelas Eksternal Relation Pertamina Region III, Audy Nasution di Bandung, Kamis (7/6/2012).

PT Pertamina menyuplai sekiar 560 tabung di setiap titik OP. Suplai tersebut, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan LPG di tengah-tengah masyarakat. Upaya tersebut, dilakukan Pertamina untuk mengatasi keluhan masyarakat atas kelangkaan LPG 3 kg yang terjadi sejak satu bulan lalu. Tindakan tersebut juga sejalan dengan program extra dropping oleh Pertamina.

Di Bandung, OP digelar di wilayah Cililin, Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat, Rancaekek, Ciparay, Rancasari, Cipendei, Cipatat, dan lainnya. Total, terdapat delapan titik OP di Bandung. Untuk wilayah tersebut, disalurkan sebanyak 4.480 tabung atau sebayak 13.440 Kg LPG bersubsidi. “Pengiriman disesuaikan dengan jadwal ibu rumah tangga membeli LPG. Yaitu pada siang hari," katanya.

Selain ibu rumah tangga, LPG OP juga bisa dibeli oleh pedagang makanan dan gorengan. Diakui dia, OP akan terus dilakukan Pertamina, sampai kondisi suplai LPG kembali normal.

Sehari sebelumnya, OP LPG bersubsidi juga dilakukan antara lain di Cigugur Kota Cimahi, kemudian di Kota Tasikmalaya dimana peminatnya cukup banyak karena mereka cukup membeli LPG dengan harga Rp12.750 setiap tabungnya.

Selain Bandung, daerah yang mendapat suplai cukup banyak yaitu Sukabumi, Bogor, dan Karawang. Di Sukabumi, OP di antaranya digelar di Sukaraja, Pelabuhan Ratu, Cibadak, Citamiang, Cisaat, dan lainnya. Total, terdapat delapan titik OP. Lokasi OP di antaranya di Kantor Kecamatan, Pasar, SPBU, serta titik-titik setrategis lainnya.

Walaupun ketersediaan tabung LPG sudah terpenuhi dan pasokan sudah kembali normal. Namun demikian para pedagang eceran masih menjual dengan harga Rp17.000 hingga Rp18.000 per tabungnya.

"Gasnya sudah ada, tapi harganya belum diturunkan juga, maksimal kalau harganya Rp14.500 hingga Rp15.000 kan wajar, ini masih sekitar Rp18.000-an," kata Ny Yati, ibu rumah tangga di Ciparay. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
23 menit yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
2 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved