MP3EI cuma omong kosong

Selasa, 19 Juni 2012 - 14:45 WIB
MP3EI cuma omong kosong
MP3EI cuma omong kosong
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI (2010-2014) yang mebidangi Keuangan dan Perbankan, Harry Azhar Azis menilai, Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang diterapkan Tim Ekonomi SBY-Boediono adalah program yang tidak efektif.

"MP3EI itu omong kosong menurut saya," terang Harry saat ditemui usai menghadiri kajian tengah tahunan (KTT) INDEF 2012 dengan tema "Efektivitas fiskal, Percepatan, Infrastruktur dan Intermediasi Perbankan" di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (19/6/2012).

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan dalam tataran pelaksanaan program unggulan pemerintah di bidang ekonomi tersebut dinilai tidak matang dan masih mengindikasikan banyak masalah.

Memandang hal tersebut, Harry berpendapat perlu adanya penegasan soal pusat pertumbuhan dalam masterplan tersebut. Serta perlu diperhatikan pula konektivitas atau kesinambungan pembangunan antara satu daerah dengan daerah lainnya sehingga didapat percepatan ekonomi yang merata.

"Kalau strategi grows centrenya (pusat pertumbuhannya) oke, strategi konektivitasnya oke, baru saya setuju dengan program tersebut," tandasnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
8 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
9 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
10 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
10 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
11 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
11 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved