Pengusaha gas tuntut keadilan harga gas

Jum'at, 22 Juni 2012 - 13:43 WIB
Pengusaha gas tuntut...
Pengusaha gas tuntut keadilan harga gas
A A A


Sindonews.com - Asosiasi Pengusaha Pengguna Gas (Apigas) Sumatera Utara meminta pemerintah adil dalam mengambil kebijakan harga gas industri. Karena saat ini terjadi ketimpangan antara harga gas industri untuk Jakarta dan Palembang dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia yang mengalami kenaikan harga terlebih dahulu.

Ketua Apigas Sumut Johan Brien menyebut pemerintah terkesan mengacuhkan keberatan yang disampaikan pengusaha di Sumut. Saat harga ketetapan gas untuk wilayah Sumatera Utara dinaikkan September 2011 lalu, ditanggapi berbeda oleh pemerintah di Jakarta dan Palembang.

"Enggak zamannya lagi pemerintah menganaktirikan daerah, karena daerah ini yang menghidupi Jakarta. Rencana kenaikan gas sebesar 55 persen menjadi USD10,2 per MMBTU (Milion Metric British Thermal Unit) langsung ditanggapi, sementara kami terus diacuhkan," kata Johan pada Okezone Jumat (22/6/2012).

Johan juga meminta pemerintah ikut merevisi penetapan harga gas yang saat ini diberlakukan untuk wilayah Sumatera Utara. Kenaikan yang ditetapkan pemerintah dinilai terlalu besar dan tidak sesuai dengan kenaikan yang hanya 55 persen untuk Jakarta dan Palembang.

"Jakarta dan Palembang kan rencananya cuma naik 55 persen meski harga untuk Sumut USD 7,25 masih lebih murah dibandingkan Jakarta dan Palembang tetapi kenaikan di September lalu mencapai 63 persen. Harga sebelumnya cuma USD4,25, jadi apa dasar pemerintah menaikkan harga sampai sebesar itu," jelasnya.

Meski harga yang ditetapkan pemerintah untuk Sumut masih lebih rendah dibandingkan Jakarta dan Palembang tetapi ketersediaan gas telah membuat kondisi pengusaha pengguna gas semakin terjepit. Hal ini karena biaya produksi juga diakui meningkat disamping beban yang meningkat dari biaya produksi akibat kenaikan gas.

"Ketetapan harga di Sumut ini harus dievaluasi, karena pasokan juga diakui menipis jadi beban kami semakin berat. Apalagi disinyalir peningkatan harga untuk Jakarta dan Palembang ini akan berdampak ke sumut. Pemerintah selalu punya alasan dan ini membuat iklim usaha dan investasi dalam negeri semakin tidak jelas," tandasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
59 menit yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
1 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
1 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved