Juli, aturan saham mayoritas perbankan keluar

Senin, 25 Juni 2012 - 09:46 WIB
Juli, aturan saham mayoritas...
Juli, aturan saham mayoritas perbankan keluar
A A A


Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) menyampaikan pembatasan mayoritas kepemilikan saham di perbankan akan dikeluarkan akhir Juli mendatang.

"Akhir Juli nanti kita jadwalkan karena sudah diketuk palu di (rapat) dewan gubernur BI," ujar Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah ditemui di Diskusi Panel bertema Peta Persaingan Perbankan Setelah Aturan Kepemilikan Saham, di Bogor, Minggu (24/6/2012) malam.

Menurut Halim, aturan ini harus ada karena BI melihat bahwa secara struktural, perbankan di Indonesia masih belum efisien. Ketidakefisien ini, akan menjadi hambatan dalam menghadapi pasar bebas ASEAN di sektor keuangan yang akan terjadi pada 2020 mendatang.

"Efisiensi kita tidak sebaik bank lain di ASEAN. Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) kita bahkan paling buncit se-ASEAN. Kalau kita tidak efisien, padahal pasar kita besar, kita pasti akan kalah saing," tambah dia.

Dengan alasan untuk memperbaiki struktur inilah, Bank Sentral kemudian membuat beleid batasan mayoritas kepemilikan saham tersebut. Rencananya, aturan pembatasan ini berdasarkan pada tingkat tata kelola perbankan (GCG) dan tingkat kesehatan bank.

Bank Indonesia (BI) rencananya akan mengatur investor bank dan nonbank dapat memiliki saham di perbankan maksimal sampai 40 persen. Sedangkan lembaga non-keuangan berbadan hukum 30 persen serta keluarga 20 persen. "Jadi nanti, bank dengan GCG di bawah tiga, harus didivestasi," jelasnya.

Otoritas moneter ini bukannya tidak akan memberi waktu terkait dengan tingkat kesehatan ini, Halim menyebut, BI akan memberikan waktu tiga kali enam bulan atau sampai akhir 2013 bagi bank untuk dapat memenuhi kriteria ini.

Sementara Direktur Grup Penelitian dan Pengaturan dan Penelitian Perbankan BI Irwan Lubis menyebut BI juga memberi kesempatan bagi investor yang mau membeli bank dalam pengawasan intensif selama 15 tahun pascatransisi. Sedangkan bank dalam pengawasan khusus 20 tahun. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
38 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved