Transportasi RI masih terkendala SDM profesional

Selasa, 03 Juli 2012 - 17:02 WIB
Transportasi RI masih...
Transportasi RI masih terkendala SDM profesional
A A A
Sindonews.com - Masalah Sumber Daya Manusia (SDM) rupanya masih menjadi hambatan utama dalam peningkatan kualitas sistem transportasi. Kualitas SDM itu sendiri telah menjadi tuntutan guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan sistem transportasi yang efektif dan nyaman.

"Kompetensi SDM adalah salah satu elemen penting untuk kualitas hasil pembangunan sistem transportasi massa terpadu," ungkap Direktur Utama PT Len Industri, Wahyuddin Bagenda dalam seminar bertema "Teknologi Sinyal dan Telekomunikasi" di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (3/7/2012).

Menurut Wahyuddin, ketersediaan SDM dengan kualitas yang sesuai dengan standar internasional, akan mendukung pembangunan transportasi di nasional yang terpadu. "SDM kompeten juga diperlukan untuk efektivitas dan keselamatan pada masa operasi pemeliharaan," tuturnya.

Hal tersebut, lanjutnya, perlu dilakukan karena kebutuhan masyarakat akan sistem transportasi yang efektif dan nyaman sangat diharapkan. "Karenanya pembangunan prasarana ini memerlukan SDM yang kompeten dalam jumlah banyak," imbuhnya.

Diketahui, di Indonesia diyakini sudah banyak lulusan kampus yang kemudian bekerja sebagai teknisi persinyalan dan telekomunikasi. Namun, tidak banyak yang bersertifikat dari lembaga yang diakui secara internasional.

Sekadar informasi, seminar dilaksanakan atas kerja sama Institution of Railway Signal Engineer (IRSE) dan PT Len Industri (Persero). IRSE adalah organisasi profesi dan nirlaba yang menghimpun profesional persinyalan dan pertelekomunikasian perkerataapian di dunia.

IRSE yang berkedudukan di Inggris telah berusia 100 tahun dan menerbitkan 6.000 sertifikat untuk teknisi seluruh dunia. Len Industri adalah badan usaha milik negara di bidang manufaktur persinyalan dan telekomunikasi, teknologi terbarukan, infrastruktur transportasi, dan konsultasi teknis transportasi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
39 menit yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
1 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
1 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved