Tersangkut skandal Libor, pejabat Barclays mundur
Selasa, 03 Juli 2012 - 18:36 WIB
Tersangkut skandal Libor, pejabat Barclays mundur
A
A
A
Sindonews.com - Setelah Chairman Barclays Plc., Marcus Agius kini giliran Kepala Executive Barclays, Bob Diamond mengajukan pengunduran diri menyusul terkuaknya skandal pengaturan suku bunga London Inter Bank Offered Rate (Libor).
Keputusan mundur Diamond diambil sepekan setelah Barclays dijatuhi denda sebesar USD453 juta. Kini pemerintah Inggris, melalui parlemennya bersiap melakukan penyelidikan dan panggilan terhadap orang-orang yang terlibat dalam manipulasi pengaturan suku bunga kredit antarbank.
Diamond mengatakan, keputusannya untuk mundur karena besarnya tekanan eksternal, yang beresiko merusak waralaba. "Saya sangat kecewa karena skandal tersebut memberikan kesan yang buruk dan menyurutkan kepercayaan publik," tutur Diamond.
"Saya akan memenuhi semua kewajiban saya dengan menjawab semuan pertanyaan yang diajukan oleh Komite Departemen Keuangan tanpa harus mempertanyakan kepemimpinan saya," tambah Diamond.
Seperti diberitakan dalam BBC, Selasa (3/7/2012), Kanselir George Osborne mengatakan, "keputusan untuk mundur adalah sebuah budaya baru guna mencerminkan tanggung jawab dalam dunia perbankan. Keputusan mundur sangat tepat bagi negara ini."
Osborne menambahkan, Inggris membutuhkan Barclays sebagai sebuah bank yang terus berkonsentrasi pada pemberian kredit dan terus berkontribusi memulihkan perekonomian nasional.
Libor adalah tingkat suku bunga rata-rata yang ditetapkan saat bank memutuskan meminjamkan dananya kepada bank lain. Kemudian, menjadi rate saat debitor memberikan pinjaman kepada konsumen dan bisnis.
Keputusan mundur Diamond diambil sepekan setelah Barclays dijatuhi denda sebesar USD453 juta. Kini pemerintah Inggris, melalui parlemennya bersiap melakukan penyelidikan dan panggilan terhadap orang-orang yang terlibat dalam manipulasi pengaturan suku bunga kredit antarbank.
Diamond mengatakan, keputusannya untuk mundur karena besarnya tekanan eksternal, yang beresiko merusak waralaba. "Saya sangat kecewa karena skandal tersebut memberikan kesan yang buruk dan menyurutkan kepercayaan publik," tutur Diamond.
"Saya akan memenuhi semua kewajiban saya dengan menjawab semuan pertanyaan yang diajukan oleh Komite Departemen Keuangan tanpa harus mempertanyakan kepemimpinan saya," tambah Diamond.
Seperti diberitakan dalam BBC, Selasa (3/7/2012), Kanselir George Osborne mengatakan, "keputusan untuk mundur adalah sebuah budaya baru guna mencerminkan tanggung jawab dalam dunia perbankan. Keputusan mundur sangat tepat bagi negara ini."
Osborne menambahkan, Inggris membutuhkan Barclays sebagai sebuah bank yang terus berkonsentrasi pada pemberian kredit dan terus berkontribusi memulihkan perekonomian nasional.
Libor adalah tingkat suku bunga rata-rata yang ditetapkan saat bank memutuskan meminjamkan dananya kepada bank lain. Kemudian, menjadi rate saat debitor memberikan pinjaman kepada konsumen dan bisnis.
(gpr)