Pemimpin, ke manakah investasi Anda?

Selasa, 10 Juli 2012 - 10:33 WIB
Pemimpin, ke manakah...
Pemimpin, ke manakah investasi Anda?
A A A
Sindonews.com - Minggu lalu saya mendengar cerita dari kakak saya yang baru saja diikutsertakan dalam sebuah pelatihan, dan terlihat ia begitu semangat setelah mengikuti pelatihan tersebut.

Tak hanya berhenti di situ, di akhir minggu perusahaannya menggelar sebuah acara family gathering untuk seluruh karyawannya. Ketika saya tanya bagaimana perasaannya, jawabnya ia merasa begitu terharu dan menjadi semangat dengan apa yang telah diberikan oleh perusahaan kepada seluruh karyawan.

Sebagai pribadi yang banyak menggeluti dunia people development, saya melihat bahwa kegiatan yang dilakukan tersebut mungkin terkesan sederhana, tetapi hal tersebut merupakan bagian dari employee engagement yang coba dilakukan oleh perusahaan untuk karyawannya.

Siapa motor penggeraknya? Sudah pasti pemimpin dan top management-nya. Tidak banyak organisasi yang mengedepankan aspek ini. Banyak keluhan dan cerita yang kerap saya dengar, di mana pucuk pimpinan di sebuah perusahaan semata-mata menjalankan bisnisnya hanya demi uang semata dan berorientasi pada profit.

Kalau mau dilihat dari kaca mata bisnis, mungkin ada benarnya pimpinan mana yang mau perusahaannya tidak menghasilkan profit.

Tetapi jika kita mau melihat secara menyeluruh, aspek manusia menjadi salah kunci penggerak yang terkadang banyak dilupakan dan disepelekan oleh pemimpin.

Ada pemimpin yang begitu memperhatikan karyawannya, ada pula pemimpin yang sama sekali tidak memedulikan karyawannya. Pemimpin yang peduli, berani melakukan investasi untuk orang-orang terbaiknya. Sebaliknya, pemimpin yang tidak peduli, mereka hanya mementingkan target, profit, dan pertumbuhan bisnis semata.

Seperti sebagian besar keluhan yang banyak saya dengar, di mana ada pemimpin yang sama sekali tidak percaya dengan hal-hal yang berbau motivasi karyawan. Pemimpin yang menganggap bahwa mereka yang tidak menunjukkan kinerja terbaik sudah selayaknya dipecat, pemimpin yang hanya berpikir karyawan sebagai robot dan sapi perah dan menghasilkan banyak profit untuk mereka, pemimpin yang lebih banyak menghabiskan waktu meeting dengan kepala departemen ketimbang diskusi dengan staf biasa, dan melihat apa yang terjadi di lapisan bawah organisasi, pemimpin yang setiap kali rapat bersama tim hanya menunjukkan sisi emosionalnya dan menekan timnya tanpa berusaha merangkul dan mencari solusi terbaik bersama.

Henry Ford pernah berkata, “You can take my factories, burn up my buildings, but give me my people and I’ll build the business right back again”. Kalimat tersebut menunjukkan betapa seorang pemimpin lebih mengutamakan kekuatan tim daripada kekuatan aset semata.

Pemimpin yang sukses percaya sebuah prinsip yakni “people comes first, then comes strategy”. Kebanyakan pemimpin lebih sibuk membicarakan strategi bisnis dan melupakan strategi pengembangan karyawan dan bagaimana mempertahankan best talent dan mengelola sumber daya manusia dengan efektif. Dalam salah satu wawancaranya, Jack Welch, mantan CEO dari General Electric, ditanya,

“Berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk membahas tentang karyawan/orang?”, dengan spontan Jack Welch menjawab, “Hampir 50% dari waktu saya, saya habiskan untuk itu.” Dan, ia menunjukkan buku catatannya yang berisi rating performance karyawannya mulai dari yang top performers sampai karyawan yang perlu diwaspadai dan karyawan yang bermasalah. Beliau secara umum melakukan employee mapping untuk mengukur dan memetakan kekuatan tim dalam organisasinya.

Tak heran, banyak orang ingin belajar banyak mengenai kepemimpinan seorang Jack Welch. Bayangkan, hampir 50% waktunya difokuskan untuk timnya.

Apa perasaan Anda jika ada seseorang yang begitu memperhatikan Anda? Peduli dengan pengembangan diri Anda, peduli dengan keberhasilan Anda, peduli untuk membuat Anda merasa nyaman bekerja?

Seseorang menjadi lebih bersemangat ketika mereka menyadari pemimpinnya peduli untuk mereka dan bukan hanya peduli soal target dan profit semata. Ketika saya menulis artikel ini, tinggal menghitung hari warga Jakarta akan memilih pemimpinnya untuk menakhodai kota ini sebagai gubernur.

Saya rasa, harapan warga Jakarta tentu tidak berlebihan, yakni menginginkan pemimpinnya peduli kepada warganya, tahu persis apa yang dialami warganya dan bukan sekadar duduk manis di belakang meja menunggu laporan saja.

Kunci sebuah kepemimpinan yang berhasil adalah meluangkan waktu untuk pengikut Anda,di sinilah investasi yang berharga bagi mereka. Jadi, apa pun peran Anda, baik itu CEO, direktur, vice president, manajer, supervisor, pejabat pemerintahan, termasuk calon pemimpin masa depan, mari bersama-sama kita mulai memikirkan apakah investasi yang saya lakukan selama ini sudah tepat,dan sudah sejauh mana kepedulian saya terhadap investasi akan pengembangan manusia?

MUK KUANG
Professional Trainer,
Speaker Author – Messages of Hope,
Amazing Life, Think and Act Like A Winner
Email: [email protected]
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terancam Tutup, Perusahaan...
Terancam Tutup, Perusahaan Perparkiran Butuh Sederet Relaksasi Pajak
Pabrik Mulai Berproduksi,...
Pabrik Mulai Berproduksi, VW Ubah Logo seperti Game PacMan
Sosialisasikan COVID-19,...
Sosialisasikan COVID-19, Pengelola Apartemen Manfaatkan Jaringan TV Lokal
Jukir CentrePark Kembalikan...
Jukir CentrePark Kembalikan Dompet Temuan Berisi Jutaan Rupiah ke Pemiliknya
Berkat Kerja Keras Tim,...
Berkat Kerja Keras Tim, CentrePark Raih Penghargaan Wajib Pajak Terbaik
Pura Trans dan Hino...
Pura Trans dan Hino Latih Smart Driving untuk Para Sopir
Berita Terkini
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
2 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
13 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
13 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
13 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
14 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved