Tangkal krisis, pemerintah siapkan langkah komprehensif

Jum'at, 13 Juli 2012 - 14:05 WIB
Tangkal krisis, pemerintah...
Tangkal krisis, pemerintah siapkan langkah komprehensif
A A A
Sindonews.com - Dalam rangka menangkal pengaruh negatif dari krisis global, pemerintah mempersiapkan langkah proaktif yang komprehensif untuk menjamin pembiayaan APBN dalam menghadapi meningkatnya volatilitas di pasar keuangan global serta untuk mempertahankan kekuatan fundamental makroekonomi.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan mengungkapkan, Crisis Management Protocol (CMP) memungkinkan otoritas fiskal dan pasar keuangan untuk bertindak cepat dan tegas dalam mencegah krisis atau meminimalkan dampak krisis. CMP merupakan indikator peringatan dini yang terbagi dalam beberapa tingkatan krisis yang dilengkapi tindak penyelamatan pada masing-masing level.

"Bond Stabilization Framework (BSF) mengatur mekanisme rinci tentang pemanfaatan sumber dana dalam menstabilkan pasar obligasi, dan mekanisme koordinasi antar pihak-pihak terkait, otoritas pengambilan keputusan, prosedur operasional dan mekanisme pertukaran informasi, serta time table dalam pengambilan keputusan dan tindakan yang cepat," ungkap keterangan tertulis DJPU tersebut, Jumat (13/7/2012).

Adapun prosedur pengelolaan risiko fiskal tersebut, memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi Pemerintah untuk menyesuaikan jumlah pengeluaran ataupun pembiayaan dalam menghadapi memburuknya kondisi perekonomian. Sesuai Pasal 43 UU APBN Perubahan Tahun 2012, DPR akan memberikan persetujuan atas tindakan mitigasi risiko oleh Pemerintah dalam waktu waktu 24 jam.

"Selain itu, berdasarkan Pasal 40 UU APBN Perubahan Tahun 2012, Pemerintah dapat menggunakan Saldo Anggaran Lebih (SAL) untuk menstabilkan pasar obligasi pemerintah domestik," tambah keterangan tersebut.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
4 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
5 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
5 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
5 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
5 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
6 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved