Benahi transportasi RI, Korea siap ambil bagian
Sabtu, 14 Juli 2012 - 17:10 WIB
Benahi transportasi RI, Korea siap ambil bagian
A
A
A
Sindonews.com - Permasalahan transportasi yang masih kusut mengundang minat Korea Selatan untuk ikut terjun membenahinya. The Korea Transport Institue menawarkan kerjasama tersebut dengan cara meningkatkan profesionalisme dan standar kompetensi para peneliti di Indonesia .
"Kita mencari cara bagaimana untuk membenahi transportasi di Indonesia terutama di kota-kota besar, untuk itu kita harus belajar kepada The Korea Transport Institue," Ungkap Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono di Jakarta, Sabtu (14/7/2012).
Selain itu, Bambang juga mengatakan jika pihaknya memilih The Korea Transport Institute ini karena badan ini adalah badan yang sebelumnya telah dimintai langsung pendapatnya oleh perdana menteri Korea seputar masalah transportasi. "Mereka menyatakan telah berhasil memanusiakan kota Seoul yang dulunya tidak layak untuk manusia,"terang Bambang.
Dalam kerjasama ini Korea akan memberikan masukan mengenai sistem antar moda transportasi yang sukses mereka terapkan di Seoul.
"Yang akan dibahas nantinya adalah soal transportasi perkotaan, multi moda dan kereta api, langkah konkritnya mungkin akan dikeluarkan pada tahun mendatang setelah melakukan penelitian dan seminar selama setahun kedepan oleh pihak The Korea Transport Institue," terang Bayu.
Menurut Bambang, President The Korea Transport Institute Gyeng Chul Kim telah mengatakan kalau pihaknya akan membagi seluruh pengalaman yang telah mereka dapatkan untuk membangun transportasi di Seoul.
"Kita mencari cara bagaimana untuk membenahi transportasi di Indonesia terutama di kota-kota besar, untuk itu kita harus belajar kepada The Korea Transport Institue," Ungkap Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono di Jakarta, Sabtu (14/7/2012).
Selain itu, Bambang juga mengatakan jika pihaknya memilih The Korea Transport Institute ini karena badan ini adalah badan yang sebelumnya telah dimintai langsung pendapatnya oleh perdana menteri Korea seputar masalah transportasi. "Mereka menyatakan telah berhasil memanusiakan kota Seoul yang dulunya tidak layak untuk manusia,"terang Bambang.
Dalam kerjasama ini Korea akan memberikan masukan mengenai sistem antar moda transportasi yang sukses mereka terapkan di Seoul.
"Yang akan dibahas nantinya adalah soal transportasi perkotaan, multi moda dan kereta api, langkah konkritnya mungkin akan dikeluarkan pada tahun mendatang setelah melakukan penelitian dan seminar selama setahun kedepan oleh pihak The Korea Transport Institue," terang Bayu.
Menurut Bambang, President The Korea Transport Institute Gyeng Chul Kim telah mengatakan kalau pihaknya akan membagi seluruh pengalaman yang telah mereka dapatkan untuk membangun transportasi di Seoul.
(and)