Hadapi arus Mudik, Pertamina terpaksa impor BBM
Jum'at, 20 Juli 2012 - 19:39 WIB
Hadapi arus Mudik, Pertamina terpaksa impor BBM
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (persero) telah melakukan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) pada bulan Juli 2012, untuk antisipasi Ramadan dan Lebaran. Pada catatannya, impor premium sebesar 900 ribu barel, solar 200 ribu barel, avtur sebesar 80 ribu barel.
"Kegiatan lebaran dan mudik ini rutin. Sejak sebulanan Pertamina sudah impor untuk stok BBM kita," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya kepada wartawan di SPBU Kuningan, Jakarta, Jumat (20/7/2012).
Kemudian, untuk penambahan juga akan dilakukan impor pada bulan Agustus sebesar 600 ribu barel, namun hanya untuk premium. "Jumlah impor itu sudah di atas kebutuhan yang ada," jelasnya.
Hanung menambahkan, estimasi pemakaian BBM pada masa Ramadan dan Lebaran umumnya diperkirakan naik dengan besaran masing-masing premium naik 3,3 persen dari rata-rata harian normal 78.000 kiloliter (KL) menjadi 80.000 KL, Avtur naik 6 persen dari rata-rata harian normal 10.763 KL menjadi 11.384 KL.
Maka dari itu, menurut Hanung, pasokan hingga Lebaran selesai pun pasokan BBM dipastikan aman. Persiapan dilakukan dari tanggal 4 Agustus hingga 4 September 2012, dengan rata-rata stok pada periode tersebut yaitu Premium 17,19 hari, Solar 18,28 hari, Avtur 20,95 hari, Pertamax 67,87 hari, Pertamax Plus 72,40 hari.
Sedangkan stok BBM nasional per tanggal 19 Juli 2012, yaitu Premium 16,19 hari, Solar 17,22 hari, Avtur 19,54 hari, Pertamax 72,88 hari, dan Pertamax Plus 65,97 hari.
"Kegiatan lebaran dan mudik ini rutin. Sejak sebulanan Pertamina sudah impor untuk stok BBM kita," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya kepada wartawan di SPBU Kuningan, Jakarta, Jumat (20/7/2012).
Kemudian, untuk penambahan juga akan dilakukan impor pada bulan Agustus sebesar 600 ribu barel, namun hanya untuk premium. "Jumlah impor itu sudah di atas kebutuhan yang ada," jelasnya.
Hanung menambahkan, estimasi pemakaian BBM pada masa Ramadan dan Lebaran umumnya diperkirakan naik dengan besaran masing-masing premium naik 3,3 persen dari rata-rata harian normal 78.000 kiloliter (KL) menjadi 80.000 KL, Avtur naik 6 persen dari rata-rata harian normal 10.763 KL menjadi 11.384 KL.
Maka dari itu, menurut Hanung, pasokan hingga Lebaran selesai pun pasokan BBM dipastikan aman. Persiapan dilakukan dari tanggal 4 Agustus hingga 4 September 2012, dengan rata-rata stok pada periode tersebut yaitu Premium 17,19 hari, Solar 18,28 hari, Avtur 20,95 hari, Pertamax 67,87 hari, Pertamax Plus 72,40 hari.
Sedangkan stok BBM nasional per tanggal 19 Juli 2012, yaitu Premium 16,19 hari, Solar 17,22 hari, Avtur 19,54 hari, Pertamax 72,88 hari, dan Pertamax Plus 65,97 hari.
(gpr)
Lihat Juga :