Produk alas kaki RI bebas praktik circumvention

Senin, 23 Juli 2012 - 12:35 WIB
Produk alas kaki RI...
Produk alas kaki RI bebas praktik circumvention
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Indonesia memastikan produk alas kaki lokal sudah terbebas dari tuduhan praktik circumvention di Brasil. Keputusan penghentian penyelidikan anticircumvention tersebut dikeluarkan oleh Department of Commercial Defense (Decom) Brasil dalam bentuk Final Determination pada 18 Juni 2012 yang lalu.

Direktur Pengamanan Perdagangan, Kementerian Perdagangan, Ernawati menyatakan, dalam proses penyelidikan, Brasil tidak menemukan adanya praktik circumvention yang dilakukan oleh perusahaan alas kaki Indonesia.

“Kami menyambut baik keputusan Otoritas Brasil ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Sindonews.com, Senin (23/7/2012).

Sebeluimnya, dua group perusahaan Indonesia yang dituduh melakukan praktik circumvention oleh Decom terdiri dari delapan perusahaan dari group Nike dan delapan perusahaan dari group Adidas.

Ernawati mengungkapkan, seluruh perusahaan Indonesia yang dituduh menunjukkan sikap yang sangat kooperatif. Sebanyak lima perusahaan di antaranya bahkan dipilih sebagai sampling on the spot verification oleh Decom.

Penyelidikan anti circumvention Brasil terhadap produk alas kaki Indonesia dimulai sejak 4 Oktober 2011 karena adanya permohonan dari industri sepatu Brasil, yaitu Abicalcados.

Perusahaan Brasil tersebut mencurigai adanya praktik penjualan produk China yang dilakukan melalui negara ketiga antara lain Indonesia, Vietnam dan Malaysia untuk menghindari bea masuk antidumping yang dikenakan oleh Otoritas Brasil terhadap China sebesar USD13,85/pair sejak Maret 2010.

Pemerintah Indonesia, dalam hal ini menurutnya telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah produk alas kaki Indonesia dikenakan tuduhan circumvention di Brasil. Salah satu upayanya antara lain dengan menyampaikan concern secara langsung ke Pemerintah Brasil melalui pertemuan bilateral antara Menteri Perdagangan RI dengan Wakil Menteri Perdagangan Brasil pada saat Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN pada 14-19 November 2011 yang lalu di Bali.

Kemudian, pemerintah juga menyampaikan concern yang sama kepada Decom pada 21 Oktober 2011 dan Kedutaan Besar Brasil di Jakarta. “Kami meminta kepada Decom agar mereka menetapkan periode penyelidikan sebelum mengeluarkan peraturan antidumping circumvention terhadap produk alas kaki Indonesia,” jelasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
3 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
4 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
4 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
5 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved