Belum terlihat bukti, Dahlan siap dimaki
Selasa, 24 Juli 2012 - 12:00 WIB
Belum terlihat bukti, Dahlan siap dimaki
A
A
A
Sindonews.com - Geliat Menteri BUMN Dahlan Iskan cukup menyita perhatian masyarakat beberapa bulan terakhir, sejak dirinya diangkat menggantikan Mustafa Abubakar. Melalui tingkahnya yang luar biasa dan jauh dari kebiasan penjabat lainnya, Dahlan mampu mencari simpati, baik secara individu maupun secara kolektif.
Akan tetapi, setelah lebih dari enam bulan bekerja sebagai menteri, harusnya sudah ada hasil yang sesuai dengan 'pencitraannya'. Namun ketika ditemui wartawan seusai Rapat Pimpinan BUMN di PT KAI Gambir, Jakarta, Dahlan hanya meminta maaf saat ditanya soal kinerja semester I.
"Enggak hafal aku, aku minta maaf. Anda maki-maki pun aku terima," singkatnya, Selasa (24/7/2012).
Padahal, 20 menit sebelumnya Dahlan cukup bercerita panjang lebar terkait beberapa masalah yang penting dan tidak penting. Dia menambahkan, di waktu kebelakang ada beberapa permasalahan yang dirasanya mengganggu. Sehingga, kata peningkatan yang diucapkannya penuh ragu.
"Rasanya ada peningkatan, meskipun ada gangguan ya di PTPN 10 soal disetopnya produksi karena limbah, ada gangguan dituju, yang kemarin 1.000 hektar dibakar," paparnya.
Selain itu, gangguan lain juga diungkapkannya terjadi pada harga karet dan sawit yang jatuh. "Ada gangguan lagi harga karet dan harga sawit jatuh sekali, itu saya belum hitung bagaimana gangguannya, gangguan semester 1 belum ada, gangguan semester 2 agak banyak. Kan harga karet luar biasa turunnya," jelas Dahlan.
Sementara itu, terkait IPO perusahaan-perusahaan BUMN, Dahlan hanya utarakan kesedihan. "Ya kan enggak apa-apa masih diusahakan. Iya saya juga sedih," tandasnya.
Akan tetapi, setelah lebih dari enam bulan bekerja sebagai menteri, harusnya sudah ada hasil yang sesuai dengan 'pencitraannya'. Namun ketika ditemui wartawan seusai Rapat Pimpinan BUMN di PT KAI Gambir, Jakarta, Dahlan hanya meminta maaf saat ditanya soal kinerja semester I.
"Enggak hafal aku, aku minta maaf. Anda maki-maki pun aku terima," singkatnya, Selasa (24/7/2012).
Padahal, 20 menit sebelumnya Dahlan cukup bercerita panjang lebar terkait beberapa masalah yang penting dan tidak penting. Dia menambahkan, di waktu kebelakang ada beberapa permasalahan yang dirasanya mengganggu. Sehingga, kata peningkatan yang diucapkannya penuh ragu.
"Rasanya ada peningkatan, meskipun ada gangguan ya di PTPN 10 soal disetopnya produksi karena limbah, ada gangguan dituju, yang kemarin 1.000 hektar dibakar," paparnya.
Selain itu, gangguan lain juga diungkapkannya terjadi pada harga karet dan sawit yang jatuh. "Ada gangguan lagi harga karet dan harga sawit jatuh sekali, itu saya belum hitung bagaimana gangguannya, gangguan semester 1 belum ada, gangguan semester 2 agak banyak. Kan harga karet luar biasa turunnya," jelas Dahlan.
Sementara itu, terkait IPO perusahaan-perusahaan BUMN, Dahlan hanya utarakan kesedihan. "Ya kan enggak apa-apa masih diusahakan. Iya saya juga sedih," tandasnya.
(and)
Lihat Juga :