Ramadan, konsumsi makanan meningkat 20%
Kamis, 26 Juli 2012 - 17:50 WIB
Ramadan, konsumsi makanan meningkat 20%
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi menyampaikan peningkatan konsumsi di minggu pertama Ramadan sebesar 15 hingga 20 persen. Dirinya memastikan, inflasi yang terjadi di bulan Juli 2012 ditompang dari makanan.
"Dilihat dari kecenderungan harga maupun volume, terjadi peningkatan konsumsi yang cukup besar," ujar Bayu di kantornya, Jakarta, Kamis (26/7/2012).
Secara produk, Bayu menjelaskan, makanan yang mendominasi adalah makanan olahan dan bahan makanan. "Nanti dari Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaporkan kontribusi inflasi terbesar bulan ini datang dari makanan," jelasnya.
Jika dilihat per tahun, menurutnya peningkatan memang cenderung terus terjadi. Hal tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi dari masyarakat kelas bawah ke kelas menengah.
"Jadi beginilah harusnya bulan Ramadan itu bulan untuk menahan diri dan lebih banyak beribadah, bukan untuk memperbanyak konsumsi," pungkasnya.
"Dilihat dari kecenderungan harga maupun volume, terjadi peningkatan konsumsi yang cukup besar," ujar Bayu di kantornya, Jakarta, Kamis (26/7/2012).
Secara produk, Bayu menjelaskan, makanan yang mendominasi adalah makanan olahan dan bahan makanan. "Nanti dari Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaporkan kontribusi inflasi terbesar bulan ini datang dari makanan," jelasnya.
Jika dilihat per tahun, menurutnya peningkatan memang cenderung terus terjadi. Hal tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi dari masyarakat kelas bawah ke kelas menengah.
"Jadi beginilah harusnya bulan Ramadan itu bulan untuk menahan diri dan lebih banyak beribadah, bukan untuk memperbanyak konsumsi," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :