Agustus, inflasi bisa capai 1%
Rabu, 01 Agustus 2012 - 16:54 WIB
Agustus, inflasi bisa capai 1%
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan inflasi pada bulan Agustus harus dapat diantisipasi dari sekarang. Sebab, tahun-tahun sebelumnya, memasuki Ramadan dan menjelang Lebaran, inflasi dapat mencapai 1 persen. Apalagi dengan jatuhnya tanggal Lebaran pada pertengahan bulan.
"Untuk inflasi tahun lalu, menjelang Ramadan dan Lebaran biasanya mendekati 1 persen. Pada tahun ini karena puasa dan lebarannya jatuh hampir di tengah bulan, dampaknya jatuh di Juni-Juli-Agustus, nanti kita lihat di Juni 0,62 persen, Juli 0,70 persen, dan Agustus," ujar Direktur Statistik Harga BPS, Sasmito Hadi Wibowo di kantornya, Jakarta, Rabu (1/8/2012).
Akan tetapi, setelah Lebaran, Sasmito memprediksi inflasi akan turun kembali menyusul pengurangan konsumsi di masyarakat.
Jika pangan mendominasi faktor pendorong inflasi bulan Juli 2012, pada Agustus nanti dirinya belum dapat memastikan. Bisa saja, inflasi didorong oleh Sandang. "Belum tentu. Sandang juga, kebutuhan menjelang Lebaran, perhiasan emas harga naik itu karena demandnya tinggi," jelasnya.
Selain itu, dirinya memungkinkan pendorong inflasi juga dipacu oleh tarif angkutan udara. Bulan Juni saja, angkutan udara sudah menyumbang inflasi 0,05 persen. "Semua angkutan sepertinya. Mudik-balik sampai akhir bulan," pungkas Sasmito.
"Untuk inflasi tahun lalu, menjelang Ramadan dan Lebaran biasanya mendekati 1 persen. Pada tahun ini karena puasa dan lebarannya jatuh hampir di tengah bulan, dampaknya jatuh di Juni-Juli-Agustus, nanti kita lihat di Juni 0,62 persen, Juli 0,70 persen, dan Agustus," ujar Direktur Statistik Harga BPS, Sasmito Hadi Wibowo di kantornya, Jakarta, Rabu (1/8/2012).
Akan tetapi, setelah Lebaran, Sasmito memprediksi inflasi akan turun kembali menyusul pengurangan konsumsi di masyarakat.
Jika pangan mendominasi faktor pendorong inflasi bulan Juli 2012, pada Agustus nanti dirinya belum dapat memastikan. Bisa saja, inflasi didorong oleh Sandang. "Belum tentu. Sandang juga, kebutuhan menjelang Lebaran, perhiasan emas harga naik itu karena demandnya tinggi," jelasnya.
Selain itu, dirinya memungkinkan pendorong inflasi juga dipacu oleh tarif angkutan udara. Bulan Juni saja, angkutan udara sudah menyumbang inflasi 0,05 persen. "Semua angkutan sepertinya. Mudik-balik sampai akhir bulan," pungkas Sasmito.
(gpr)
Lihat Juga :