Lebaran, BNI sediakan uang tunai Rp24,58 T
Rabu, 01 Agustus 2012 - 18:33 WIB
Lebaran, BNI sediakan uang tunai Rp24,58 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk menambah persediaan uang tunai ke 7.164 ATM dan 1.533 outlet cabang BNI di seluruh Indonesia. Hal ini seiring dengan upaya untuk melayani kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang dan pasca Hari Raya Idul Fitri.
BNI akan memasok uang sebesar Rp24,48 triliun yang dapat diperinci, dengan ATM Rp18,9 triliun dan kemudian outlet sebesar Rp5,5 triliun. Angka ini memang mengalami peningkatan 30 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
"Persediaan uang tunai ini untuk mengantisipasi kebutuhan nasabah selama periode 21 hari, mulai 5 Agustus 2012 (H-15) hingga 27 Agustus 2012 (H+7)," kata Direktur Operasional dan Teknologi Informasi, BNI Suwoko Singoastro di Hotel Intercontinental, Midplaza, Jakarta, Rabu (1/8/2012).
Lanjutnya, peningkatan kebutuhan uang tunai terbesar diperkirakan terjadi pada pekan ke 3 dan 4 bulan Ramadan dimana banyak pencairan dana Tunjangan Hari Raya (THR) serta persiapan merayakan Lebaran.
Selain itu, dia menambahkan, BNI juga mengintensifkan pemantauan ATM selama 24 jam melalui pusat pemantauan (BNI Command Center) dan pemantauan ATM disetiap kantor wilayah yang didukung tim reaksi cepat untuk menangani setiap gangguan.
"Untuk menjaga dan memastikan ketersediaan uang tunai, ATM BNI akan dipasok melalui 23 ATM Regional Center, 34 perusahaan mitra dan kantor cabang pengelola," jelasnya.
Ketika libur bersama, saat Lebaran Idul Fitri Suwoko memastikan BNI tetap memberikan pelayanan manual, tepatnya dari 17 Agustus hingga 22 Agustus 2012. Jenis layanan yang diberikan, antara lain semua transaksi kas (IDR), pemindahbukuan antar rekening BNI dan setoran Pertamina.
BNI akan memasok uang sebesar Rp24,48 triliun yang dapat diperinci, dengan ATM Rp18,9 triliun dan kemudian outlet sebesar Rp5,5 triliun. Angka ini memang mengalami peningkatan 30 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
"Persediaan uang tunai ini untuk mengantisipasi kebutuhan nasabah selama periode 21 hari, mulai 5 Agustus 2012 (H-15) hingga 27 Agustus 2012 (H+7)," kata Direktur Operasional dan Teknologi Informasi, BNI Suwoko Singoastro di Hotel Intercontinental, Midplaza, Jakarta, Rabu (1/8/2012).
Lanjutnya, peningkatan kebutuhan uang tunai terbesar diperkirakan terjadi pada pekan ke 3 dan 4 bulan Ramadan dimana banyak pencairan dana Tunjangan Hari Raya (THR) serta persiapan merayakan Lebaran.
Selain itu, dia menambahkan, BNI juga mengintensifkan pemantauan ATM selama 24 jam melalui pusat pemantauan (BNI Command Center) dan pemantauan ATM disetiap kantor wilayah yang didukung tim reaksi cepat untuk menangani setiap gangguan.
"Untuk menjaga dan memastikan ketersediaan uang tunai, ATM BNI akan dipasok melalui 23 ATM Regional Center, 34 perusahaan mitra dan kantor cabang pengelola," jelasnya.
Ketika libur bersama, saat Lebaran Idul Fitri Suwoko memastikan BNI tetap memberikan pelayanan manual, tepatnya dari 17 Agustus hingga 22 Agustus 2012. Jenis layanan yang diberikan, antara lain semua transaksi kas (IDR), pemindahbukuan antar rekening BNI dan setoran Pertamina.
(gpr)
Lihat Juga :