Minggu kedua Ramadan, parsel masih sepi peminat

Kamis, 02 Agustus 2012 - 13:57 WIB
Minggu kedua Ramadan,...
Minggu kedua Ramadan, parsel masih sepi peminat
A A A
Sindonews.com - Ramadan 2012, sepertinya bukan bulan keberuntungan bagi para pedagang parsel di Cikini, Jakarta Pusat. Pasalnya, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, beberapa pedagang mengaku kesulitan pelanggan di tahun ini.

Wuland, seorang pedagang di lokasi tersebut mengaku kesulitan saat ini. Memasuki minggu ke dua puasa, parsel yang berhasil dijual hanya 20 pcs. Padahal, di tahun sebelumnya, dia menyebutkan penjualan sudah mencapai ratusan di minggu ke dua berikut dengan pesanan hingga sebelum Lebaran.

"Tahun lalu lebih rame, sekarang nunggu pesanan aja, sepi sekarang. semua total itu 200 parsel," ucap Wuland saat disambangi Sindonews di lokasi kerjanya, Cikini, Jakarta, Kamis (2/8/2012).

Khusus tahun ini, sebenarnya Wuland menambah tiga orang pegawai karena diprediksi pesanan akan melimpah seperti tahun lalu. Namun, sangat disayangkan prediksinya meleset, sehingga modal yang tersisa pun dikurangi menjadi Rp6 juta.

Terkait penyebab, dirinya hanya dapat mengira-ngira. Karena seperti tahun sebelumnya dimana ada kontroversi pemberian parsel diindikasikan korupsi, penjualan juga masih laris.

"Kendalanya, kurang tau, apa mungkin juga bikin sendiri ya. Saya juga bingung. Biasanya yang mesan itu ada instansi dan perusahaan dan banyak lagi, tapi sekarang belum ada tanda-tanda," kata ibu yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai salon tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Rudi di lokasi yang tidak jauh berbeda. Lebih tragisnya, usaha musiman yang dia jalani tersebut baru dapat menjual 1 parsel hingga saat ini.

Walaupun berbeda dengan Wuland yang sudah menjalani puluhan tahun, namun di tahun pertama ini Rudi hanya terus bekerja keras mencari pelanggan.

"Sebelumnya saya jualan bunga, tapi lihat peluang parsel ya saya tertarik tapi ya memang belum laris. ada ajalah nanti rejeki," kata bapak 30 tahun itu.

Baik Wuland ataupun Rudi tidak menargetkan yang terlalu berlebihan pada usaha musimannya itu. Harapannya satu hari menjelang lebaran, ketika dagangan ini ditutup, parsel yang tersedia dapat terjual dan mengembalikan modal yang sudah ditanam.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
25 menit yang lalu
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
2 jam yang lalu
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
2 jam yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
3 jam yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
12 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved