Beli Inalum, Dahlan tunggu perintah
Jum'at, 03 Agustus 2012 - 10:11 WIB
Beli Inalum, Dahlan tunggu perintah
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku masih menunggu kepastian untuk mengambil alih kepemilikan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).
Pasalnya, kalau terkait kesediaan, hal tersebut sudah jauh-jauh hari disampaikannya, bahkan sebelum berakhirnya Master Agreement dengan pihak Nippon Asahan Aluminium Jepang.
"Saya tunggu perintah negara. Kalau disuruh saya siap," ujar Dahlan seusai Rapat Koordinator di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (3/8/2012).
Disamping itu, lanjut Dahlan, pendanaan tidak terlalu suit untuk didapatkan nantinya. Hanya saja, keputusan pemerintah secara keseluruhan, harus disepakati segera. "Gampanglah. Terserah saja mau disuruh beli mau, disuruh beli berapapun mau, tunggu keputusan," tegasnya.
Sebelumnya, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) telah mengalokasikan dana untuk membeli kepemilikan saham PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) tahap I sebesar Rp2 triliun.
Kendati demikian, untuk melakukan hal tersebut, Ketua Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Soritaon Siregar mengatakan masih harus menunggu pembahasan DPR sehingga akan dibentuk panitia kerjanya (panja).
“Memang sudah mendapat persetujuan namun masih memerlukan pembicaraan dengan DPR, makanya kami juga akan membentuk panja,” terang Soritaon pada Gathering PIP dan Wartawan di Hotel Aryaduta, karawaci, Sabtu 14 Juli 2012.
Pasalnya, kalau terkait kesediaan, hal tersebut sudah jauh-jauh hari disampaikannya, bahkan sebelum berakhirnya Master Agreement dengan pihak Nippon Asahan Aluminium Jepang.
"Saya tunggu perintah negara. Kalau disuruh saya siap," ujar Dahlan seusai Rapat Koordinator di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (3/8/2012).
Disamping itu, lanjut Dahlan, pendanaan tidak terlalu suit untuk didapatkan nantinya. Hanya saja, keputusan pemerintah secara keseluruhan, harus disepakati segera. "Gampanglah. Terserah saja mau disuruh beli mau, disuruh beli berapapun mau, tunggu keputusan," tegasnya.
Sebelumnya, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) telah mengalokasikan dana untuk membeli kepemilikan saham PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) tahap I sebesar Rp2 triliun.
Kendati demikian, untuk melakukan hal tersebut, Ketua Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Soritaon Siregar mengatakan masih harus menunggu pembahasan DPR sehingga akan dibentuk panitia kerjanya (panja).
“Memang sudah mendapat persetujuan namun masih memerlukan pembicaraan dengan DPR, makanya kami juga akan membentuk panja,” terang Soritaon pada Gathering PIP dan Wartawan di Hotel Aryaduta, karawaci, Sabtu 14 Juli 2012.
(gpr)
Lihat Juga :