Meski beban kerja berat, dinikmati saja
Jum'at, 03 Agustus 2012 - 15:15 WIB
Meski beban kerja berat, dinikmati saja
A
A
A
MEMASUKI 50 hari masa kerjanya, Wakil Menteri yang satu ini tidak pernah sepi dari pemberitaan media. Walaupun, tidak se-nyenterik yang sebelumnya, tapi kedekatannya dengan insan wartawan membuat namanya selalu tercantum di pemberitaan.
Adalah Rudi Rubiandini, penjabat baru di tubuh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Sejak dilantik dari tanggal 14 Juni 2012, mantan Deputi Pengendali Operasi BP Migas itu dikenal dengan sosok yang ramah dan mudah memberikan informasi ke masyarakat.
Ketika menyambangi pers room Kementerian ESDM seusai melakukan sholat Jumat, Rudi menuturkan perasaannya di posisi yang sebelumnya diisi oleh Widjajono Partowidagdo. "Capek, karena ternyata banyak sekali Pekerjaan Rumah (PR) yang dari dulu belum terselesaikan," ucapnya di sela perbincangan dengan wartawan, Jum'at (3/8/2012).
Berbeda dengan tugas yang diemban saat masih berada di BP Migas, Rudi mengaku saat ini dirinya mengkoordinir banyak penjabat penting. Seperti misalnya Dirjen Migas Evita Legowo, Dirjen Minerba Thamrin Sihite dan Dirjen EBTKE Kardaya dan yang lainnya.
"Posisi saya hanya koordinir dan mengingatkan mengakselerasi mereka-mereka yang punya PR segera diselesaikan," tambahnya.
Salah satu PR terbesar menurutnya adalah konversi ke Bahan Bakar Gas (BBG), yang merupakan program andalan dari almarhum Widjajono. Program yang ditujukan untuk mengalihkan pengguna BBM tersebut, harus diupayakan selesai sebelum masa jabatannya berakhir.
Mengaku berat, namun Rudi saat meninggalkan ruangan mengucapkan apa yang sudah merupakan tugasnya sekarang, cukup dinikmati saja. "Ya kita nikmati saja ya, apa yang terjadi saat ini," tambahnya.
Bahkan sambil bercengkrama, dirinya menyampaikan ajakan untuk mengunjungi rumahnya yang berada di Bandung, Jawa barat, sebelum dirinya hijrah ke Jakarta. "Ayo main ke rumah saya di Bandung, kemudian nanti kita juga main ke kantor saya, ruangannya cukup besar, lebih besar dari ruangan sekarang," pungkasnya.
Adalah Rudi Rubiandini, penjabat baru di tubuh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Sejak dilantik dari tanggal 14 Juni 2012, mantan Deputi Pengendali Operasi BP Migas itu dikenal dengan sosok yang ramah dan mudah memberikan informasi ke masyarakat.
Ketika menyambangi pers room Kementerian ESDM seusai melakukan sholat Jumat, Rudi menuturkan perasaannya di posisi yang sebelumnya diisi oleh Widjajono Partowidagdo. "Capek, karena ternyata banyak sekali Pekerjaan Rumah (PR) yang dari dulu belum terselesaikan," ucapnya di sela perbincangan dengan wartawan, Jum'at (3/8/2012).
Berbeda dengan tugas yang diemban saat masih berada di BP Migas, Rudi mengaku saat ini dirinya mengkoordinir banyak penjabat penting. Seperti misalnya Dirjen Migas Evita Legowo, Dirjen Minerba Thamrin Sihite dan Dirjen EBTKE Kardaya dan yang lainnya.
"Posisi saya hanya koordinir dan mengingatkan mengakselerasi mereka-mereka yang punya PR segera diselesaikan," tambahnya.
Salah satu PR terbesar menurutnya adalah konversi ke Bahan Bakar Gas (BBG), yang merupakan program andalan dari almarhum Widjajono. Program yang ditujukan untuk mengalihkan pengguna BBM tersebut, harus diupayakan selesai sebelum masa jabatannya berakhir.
Mengaku berat, namun Rudi saat meninggalkan ruangan mengucapkan apa yang sudah merupakan tugasnya sekarang, cukup dinikmati saja. "Ya kita nikmati saja ya, apa yang terjadi saat ini," tambahnya.
Bahkan sambil bercengkrama, dirinya menyampaikan ajakan untuk mengunjungi rumahnya yang berada di Bandung, Jawa barat, sebelum dirinya hijrah ke Jakarta. "Ayo main ke rumah saya di Bandung, kemudian nanti kita juga main ke kantor saya, ruangannya cukup besar, lebih besar dari ruangan sekarang," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :