IHSG berpeluang kembali menguat
Senin, 06 Agustus 2012 - 08:00 WIB
IHSG berpeluang kembali menguat
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan berada pada support 4.049-4.065 poin dan resistance 4.120-4.136 poin. Prediksinya, IHSG kembali membentuk pola hammer dimana sebelumnya telah membentuk pola spinning.
"Posisi candle mendekati upper bollinger bands. MACD bergerak datar dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali mencoba menyentuh area overbought," kata analis Indosurya Asset Management, Reza Priambada di Jakarta, Senin (6/8/2012).
Menurutnya, dari candle yang terbentuk, kembali terlihat adanya upaya perlawanan untuk menahan pelemahan yang terjadi. Meski masih berada di dekat area overbought namun, tampaknya IHSG dijaga untuk tidak melemah. "Bila didukung dengan sentimen yang ada maka akan kembali membuka peluang penguatan," tambahnya.
Reza menambahkan beberapa saham yang mesti diperhatikan di awal pekan ini adalah, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk (CPIN) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Selain itu, bisa juga diperhatikan saham-saham lainnya, seperti HRUM, KKGI, MAIN, ICBP, INDF, CTRS, SSIA, JSMR, dan AKRA.
Pada penutupan akhir pekan lalu (Jumat), Reza menilai kondisi ini cukup mengejutkan. Pasalnya, IHSG di penutupan sesi 2 melompat ke zona hijau. Padahal dari awal perdagangan terus berada di zona merah.
"Pergerakan IHSG di akhir pekan kemarin dipicu masih adanya aksi profit taking pelaku pasar dan imbas pelemahan bursa saham regional dan global," pungkasnya. (mai)
"Posisi candle mendekati upper bollinger bands. MACD bergerak datar dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali mencoba menyentuh area overbought," kata analis Indosurya Asset Management, Reza Priambada di Jakarta, Senin (6/8/2012).
Menurutnya, dari candle yang terbentuk, kembali terlihat adanya upaya perlawanan untuk menahan pelemahan yang terjadi. Meski masih berada di dekat area overbought namun, tampaknya IHSG dijaga untuk tidak melemah. "Bila didukung dengan sentimen yang ada maka akan kembali membuka peluang penguatan," tambahnya.
Reza menambahkan beberapa saham yang mesti diperhatikan di awal pekan ini adalah, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk (CPIN) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Selain itu, bisa juga diperhatikan saham-saham lainnya, seperti HRUM, KKGI, MAIN, ICBP, INDF, CTRS, SSIA, JSMR, dan AKRA.
Pada penutupan akhir pekan lalu (Jumat), Reza menilai kondisi ini cukup mengejutkan. Pasalnya, IHSG di penutupan sesi 2 melompat ke zona hijau. Padahal dari awal perdagangan terus berada di zona merah.
"Pergerakan IHSG di akhir pekan kemarin dipicu masih adanya aksi profit taking pelaku pasar dan imbas pelemahan bursa saham regional dan global," pungkasnya. (mai)
(and)
Lihat Juga :