Bursa tak terpengaruh pencapaian PDB RI
Selasa, 07 Agustus 2012 - 09:21 WIB
Bursa tak terpengaruh pencapaian PDB RI
A
A
A
Sindonews.com - Meski pertumbuhan Ekonomi Indonesia (PDB) pada triwilan II 2012 tumbuh sebesar 6,4 persen, ternyata tidak terlalu berpengaruh pada bursa saham. Pasalnya, PDB tersebut di dominasi oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga, yang tercatat 53 persen.
Analis Indosurya Asset Management, Reza Priyambada mengatakan naiknya PDB saat ini bukan suatu hal yang mengejutkan. "Pelaku pasar tidak terlalu terkejut dengan kondisi ini, apalagi indikasi nya dari konsumsi masyarakat," ujarnya kepada Sindonews, Selasa (7/8/2012).
Menurutnya, pengaruh PDB terhadap bursa saham akan terjadi jika pertumbuhan mampu mencapai 6,6 persen. Selain itu, juga karena indikasinya dari pengeluaran belanja pemerintah yang besar serta nilai ekspor yang cukup postif pada neraca perdagangan.
"Tapi kan ekspor kita sekarang juga lemah, sudah tiga bulan malah defisit terus menerus," lanjutnya.
Terkait prediksi IHSG hari ini, Reza menuturkan sentimen dari Eropa dan Amerika masih akan menjadi panutan. Disamping itu juga, beberapa emiten penting di Asia yang akan berpengaruh pada IHSG. "jadi besok saham jika pun mengalami penguatan itu karena sentimen dari Eropa dan Amerika," pungkasnya.
Analis Indosurya Asset Management, Reza Priyambada mengatakan naiknya PDB saat ini bukan suatu hal yang mengejutkan. "Pelaku pasar tidak terlalu terkejut dengan kondisi ini, apalagi indikasi nya dari konsumsi masyarakat," ujarnya kepada Sindonews, Selasa (7/8/2012).
Menurutnya, pengaruh PDB terhadap bursa saham akan terjadi jika pertumbuhan mampu mencapai 6,6 persen. Selain itu, juga karena indikasinya dari pengeluaran belanja pemerintah yang besar serta nilai ekspor yang cukup postif pada neraca perdagangan.
"Tapi kan ekspor kita sekarang juga lemah, sudah tiga bulan malah defisit terus menerus," lanjutnya.
Terkait prediksi IHSG hari ini, Reza menuturkan sentimen dari Eropa dan Amerika masih akan menjadi panutan. Disamping itu juga, beberapa emiten penting di Asia yang akan berpengaruh pada IHSG. "jadi besok saham jika pun mengalami penguatan itu karena sentimen dari Eropa dan Amerika," pungkasnya.
(and)
Lihat Juga :