Mobil listrik kubur rencana mobil BBG?
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 14:18 WIB
Mobil listrik kubur rencana mobil BBG?
A
A
A
Sindonews.com - Setelah meledaknya fenomena mobil listrik sebagai kendaraan peralihan energi, sepertinya pemerintah mulai sedikit melupakan rencana konversi kendaraan bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG).
Program konversi tersebut meski sudah direncanakan jauh-jauh hari, namun hingga saat ini belum ada progres yang terlihat tidak signifikan.
Namu hal itu dibantah oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini. dia tidak setuju jika dikatakan mobil BBG terlindas progresnya karena mobil listrik.
Menurutnya, itu merupakan hal yang berbeda. Mobil listrik sekarang cukup heboh karena dipromosikan oleh Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan.
"Siapa bilang? nggak ada urusannya, bukan gitu. Mobil listrik itu karena Dahlan Iskan yang promosinya, kalau BBG jalan terus, nggak tersendat atau terselip," jelas Rudi seusai melaksanakan Sholat Jum'at di Kantornya, Jakarta, Jumat (10/8/2012).
Rudi melanjutkan, proses converter kit saat ini masih tersendat di importasi converted kit. Seperti yang diketahui, impor dilakukan sebanyak 13.000 karena produksi lokal hanya mampu menyediakan 1.000 converter kit.
Sesuai dengan target pemerintah, Rudi menegaskan, 10 Desember 2012, konversi itu akan berlangsung. "10 Desember itu sudah selesai, tunggu saja," tegasnya.
Persoalan tender ditangani langsung oleh Dirjen Migas yang dipimpin oleh Evita Legowo. Dia mengaku belum mengetahui siapa yang memenangkan tender tersebut. "Tender converter kita sekarang ada di tangan Dirjen Migas, itu memang yang paling krusial, tender itu belum tahu," pungkasnya.
Program konversi tersebut meski sudah direncanakan jauh-jauh hari, namun hingga saat ini belum ada progres yang terlihat tidak signifikan.
Namu hal itu dibantah oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini. dia tidak setuju jika dikatakan mobil BBG terlindas progresnya karena mobil listrik.
Menurutnya, itu merupakan hal yang berbeda. Mobil listrik sekarang cukup heboh karena dipromosikan oleh Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan.
"Siapa bilang? nggak ada urusannya, bukan gitu. Mobil listrik itu karena Dahlan Iskan yang promosinya, kalau BBG jalan terus, nggak tersendat atau terselip," jelas Rudi seusai melaksanakan Sholat Jum'at di Kantornya, Jakarta, Jumat (10/8/2012).
Rudi melanjutkan, proses converter kit saat ini masih tersendat di importasi converted kit. Seperti yang diketahui, impor dilakukan sebanyak 13.000 karena produksi lokal hanya mampu menyediakan 1.000 converter kit.
Sesuai dengan target pemerintah, Rudi menegaskan, 10 Desember 2012, konversi itu akan berlangsung. "10 Desember itu sudah selesai, tunggu saja," tegasnya.
Persoalan tender ditangani langsung oleh Dirjen Migas yang dipimpin oleh Evita Legowo. Dia mengaku belum mengetahui siapa yang memenangkan tender tersebut. "Tender converter kita sekarang ada di tangan Dirjen Migas, itu memang yang paling krusial, tender itu belum tahu," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :