RI dukung stabilisasi harga karet
Kamis, 23 Agustus 2012 - 12:30 WIB
RI dukung stabilisasi harga karet
A
A
A
Sindonews.com – Skema stabilisasi harga karet dunia telah digagas oleh Malaysia, Thailand, dan Indonesia dalam kerja sama International Tripartite Rubber Council (ITRC).
Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan menyatakan dukungannya terhadap hasil pertemuan ITRC di Bangkok, Thailand, yang bertujuan mengimplementasikan kebijakan Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) dan Supply Management Scheme(SMS).
“Penurunan harga karet alam dalam beberapa bulan terakhir terjadi karena perlambatan pertumbuhan ekonomi China dan Jepang,” kata Gita Wirjawan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta kemarin.
Penurunan harga karet dunia juga terjadi karena pertumbuhan ekonomi yang negatif pada triwulan II/2012 di kawasan Uni Eropa. Akibat lemahnya permintaan karet dari negara-negara tersebut, pasokan karet alam di pasar berjangka menjadi berlebih dan membuat harganya terus turun.
Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan menyatakan dukungannya terhadap hasil pertemuan ITRC di Bangkok, Thailand, yang bertujuan mengimplementasikan kebijakan Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) dan Supply Management Scheme(SMS).
“Penurunan harga karet alam dalam beberapa bulan terakhir terjadi karena perlambatan pertumbuhan ekonomi China dan Jepang,” kata Gita Wirjawan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta kemarin.
Penurunan harga karet dunia juga terjadi karena pertumbuhan ekonomi yang negatif pada triwulan II/2012 di kawasan Uni Eropa. Akibat lemahnya permintaan karet dari negara-negara tersebut, pasokan karet alam di pasar berjangka menjadi berlebih dan membuat harganya terus turun.
(and)
Lihat Juga :