Apple juga gugat 8 produk Samsung
Rabu, 29 Agustus 2012 - 08:55 WIB
Apple juga gugat 8 produk Samsung
A
A
A
Sindonews.com – Perseteruan antara Apple Inc dengan Samsung sepertinya tidak akan segera berakhir.Sukses mengalahkan Samsung terkait sengketa paten di Pengadilan San Jose, California, Apple ternyata juga meminta pengadilan setempat untuk melarang penjualan delapan ponsel Samsung di Amerika Serikat (AS).
Menurut dokumen yang turut disertakan pada gugatan akhir pekanlalu,kedelapan model ponsel tersebut yakni Samsung Galaxy S4G, Galaxy S2 AT&T, Galaxy S2 Skyrocket, Galaxy S2 T-Mobile, Galaxy S2 Epic 4G, Galaxy S Showcase, Droid Charge, dan Galaxy Prevail. Namun, gugatan larangan penjualan tersebut tidak termasuk produk ponsel pintar atau smartphone Samsung terbaru, yakni Galaxy S III.
Konsultan hukum hak paten Florian Mueller mengatakan, Apple akan mendorong pengadilan untuk melarang setiap produk Samsung, bahkan yang belum dirilis jika melanggar hak kekayaan intelektual yang sama. Analis mengungkapkan, putusan pengadilan pada Jumat 17 Agustus 2012 yang memerintahkan Samsung membayar ganti rugi terhadap Apple sebesar USD1 miliar (Rp9,5 triliun) untuk pelanggaran hak paten, menjadi pertanda baik bagi perusahaan milik mendiang Steve Jobs tersebut.
”Kami percaya keputusan itu memperkuat posisi kompetitif Apple yang memang sudah kuat di pasar smartphone dan tablet menjelang peluncuran iPhone 5,”kata analis Canaccord Genuity Michael Walkley, dikutip AFPkemarin. Apple diperkirakan mengumumkan versi baru dari iPhone dan versi yang lebih kecil dari iPad, bulan depan.
Sementara setelah kemenangan gugatan atas Samsung, saham Apple Inc naik 1,88 persen hingga mencapai rekor tertinggi menjadi USD675,68 pada penutupan perdagangan Senin 27 Agustus 2012. Kenaikan tersebut membuat nilai pasar Apple kini menjadi USD633 miliar, sehingga memperkuat posisinya sebagai perusahaan dunia yang paling berharga. Analis Morgan Stanley Katy Huberty memaparkan, kemenangan besar Apple ini memaksa smartphone lainnya melakukan banyak inovasi untuk mengubah perangkat lunak maupun kerasnya agar desainnya berbeda dengan Apple.
Di pihak lain,dampak kemenangan Apple, saham perusahaan mesin pencari internet Google Inc juga turun 1,39 persen menjadi USD669,22 per saham. Penurunan tersebut dipicu timbulnya kekhawatiran bahwa sistem operasi Android yang digunakan pada perangkat mobile Samsung bakal berada di bawah pengawasan ketat.
Namun,Google menyatakan klaim paten sebagian besar tidak berhubungan dengan sistem operasi Android.”Kami bekerja sama dengan mitra kami untuk memberikan konsumen sebuah produk yang inovatif dan terjangkau. Kami tidak ingin apa pun membatasi hal itu,”ungkap Google dikutip AFP kemarin. Analis Barclays Anthony Di- Clemente melihat adanya sebuah kemunduran moderat bagi Google dan sistem Android-nya.
Menurut dokumen yang turut disertakan pada gugatan akhir pekanlalu,kedelapan model ponsel tersebut yakni Samsung Galaxy S4G, Galaxy S2 AT&T, Galaxy S2 Skyrocket, Galaxy S2 T-Mobile, Galaxy S2 Epic 4G, Galaxy S Showcase, Droid Charge, dan Galaxy Prevail. Namun, gugatan larangan penjualan tersebut tidak termasuk produk ponsel pintar atau smartphone Samsung terbaru, yakni Galaxy S III.
Konsultan hukum hak paten Florian Mueller mengatakan, Apple akan mendorong pengadilan untuk melarang setiap produk Samsung, bahkan yang belum dirilis jika melanggar hak kekayaan intelektual yang sama. Analis mengungkapkan, putusan pengadilan pada Jumat 17 Agustus 2012 yang memerintahkan Samsung membayar ganti rugi terhadap Apple sebesar USD1 miliar (Rp9,5 triliun) untuk pelanggaran hak paten, menjadi pertanda baik bagi perusahaan milik mendiang Steve Jobs tersebut.
”Kami percaya keputusan itu memperkuat posisi kompetitif Apple yang memang sudah kuat di pasar smartphone dan tablet menjelang peluncuran iPhone 5,”kata analis Canaccord Genuity Michael Walkley, dikutip AFPkemarin. Apple diperkirakan mengumumkan versi baru dari iPhone dan versi yang lebih kecil dari iPad, bulan depan.
Sementara setelah kemenangan gugatan atas Samsung, saham Apple Inc naik 1,88 persen hingga mencapai rekor tertinggi menjadi USD675,68 pada penutupan perdagangan Senin 27 Agustus 2012. Kenaikan tersebut membuat nilai pasar Apple kini menjadi USD633 miliar, sehingga memperkuat posisinya sebagai perusahaan dunia yang paling berharga. Analis Morgan Stanley Katy Huberty memaparkan, kemenangan besar Apple ini memaksa smartphone lainnya melakukan banyak inovasi untuk mengubah perangkat lunak maupun kerasnya agar desainnya berbeda dengan Apple.
Di pihak lain,dampak kemenangan Apple, saham perusahaan mesin pencari internet Google Inc juga turun 1,39 persen menjadi USD669,22 per saham. Penurunan tersebut dipicu timbulnya kekhawatiran bahwa sistem operasi Android yang digunakan pada perangkat mobile Samsung bakal berada di bawah pengawasan ketat.
Namun,Google menyatakan klaim paten sebagian besar tidak berhubungan dengan sistem operasi Android.”Kami bekerja sama dengan mitra kami untuk memberikan konsumen sebuah produk yang inovatif dan terjangkau. Kami tidak ingin apa pun membatasi hal itu,”ungkap Google dikutip AFP kemarin. Analis Barclays Anthony Di- Clemente melihat adanya sebuah kemunduran moderat bagi Google dan sistem Android-nya.
(and)
Lihat Juga :