PNM ekspansi ke Palembang
Sabtu, 08 September 2012 - 11:05 WIB
PNM ekspansi ke Palembang
A
A
A
Sindonews.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan ekspansi bisnis pembiayaan mikro di Sumatera Selatan dengan membuka Kantor PNM Cabang Palembang. Saat ini PNM Cabang Palembang masih memiliki 1 kluster dan 7 unit layanan modal mikro/ ULaMM (Sungai Lilin, Betung, Prabumulih, Muara Enim, Belitang, Tugumulyo,dan Baturaja).
“Ini melengkapi jaringan bisnis pembiayaan mikro PNM dengan total 580 kantor pelayanan yang terdiri atas 477 Unit ULaMM, 22 kantor cabang, 5 cabang pembantu, dan 76 kluster dengan sebaran jangkauan di 2.247 kecamatan di 22 provinsi seluruh Indonesia,” ungkap Presiden Direktur PNM Parman Nataatmadja di Jakarta kemarin.
Dia mengatakan, sejak beroperasi pada 16 Januari 2012, PNM Cabang Palembang memiliki pertumbuhan kinerja yang menggembirakan. Hingga akhir Agustus 2012 telah disalurkan pembiayaan mikro melalui ULaMM sebesar Rp23,8 miliar dengan jumlah debitor 658 orang dan diperkirakan menyerap tenaga kerja UMK mencapai 2.000 orang. Pertumbuhan tersebut juga diiringi capaian tingkat kualitas kredit yang baik.
Ini tercermin dari tingkat kredit bermasalah di PNM Cabang Palembang sebesar 0 persen. Hal itu tak lepas dari adanya program pelatihan dan pengembangan kapasitas usaha (PKU) kepada nasabahnya. Melihat besarnya potensi dan prospek usaha mikro ini, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN Achiran Pandu Djajanto mengatakan, pemerintah meminta BUMN ini harus menjadi pelopor bagi pengembangan usaha mikro.
“Usaha mikro telah terbukti menjadi salah satu usaha yang berkembang dan berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,”pungkasnya. (mai)
“Ini melengkapi jaringan bisnis pembiayaan mikro PNM dengan total 580 kantor pelayanan yang terdiri atas 477 Unit ULaMM, 22 kantor cabang, 5 cabang pembantu, dan 76 kluster dengan sebaran jangkauan di 2.247 kecamatan di 22 provinsi seluruh Indonesia,” ungkap Presiden Direktur PNM Parman Nataatmadja di Jakarta kemarin.
Dia mengatakan, sejak beroperasi pada 16 Januari 2012, PNM Cabang Palembang memiliki pertumbuhan kinerja yang menggembirakan. Hingga akhir Agustus 2012 telah disalurkan pembiayaan mikro melalui ULaMM sebesar Rp23,8 miliar dengan jumlah debitor 658 orang dan diperkirakan menyerap tenaga kerja UMK mencapai 2.000 orang. Pertumbuhan tersebut juga diiringi capaian tingkat kualitas kredit yang baik.
Ini tercermin dari tingkat kredit bermasalah di PNM Cabang Palembang sebesar 0 persen. Hal itu tak lepas dari adanya program pelatihan dan pengembangan kapasitas usaha (PKU) kepada nasabahnya. Melihat besarnya potensi dan prospek usaha mikro ini, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN Achiran Pandu Djajanto mengatakan, pemerintah meminta BUMN ini harus menjadi pelopor bagi pengembangan usaha mikro.
“Usaha mikro telah terbukti menjadi salah satu usaha yang berkembang dan berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,”pungkasnya. (mai)
(gpr)
Lihat Juga :