Hingga akhir tahun, InHealth targetkan premi Rp1,3 T
Rabu, 12 September 2012 - 14:41 WIB
Hingga akhir tahun, InHealth targetkan premi Rp1,3 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia (InHealth) menargetkan premi pada tahun 2012 mencapai Rp1,3 triliun. Target ini memang dinilai cukup tinggi, namun mampu menjadi motivasi bagi manajemen.
"Target premi kita sangat tinggi, pemegang saham kita ingin jauh lebih dari industri, Rp1,3 triliun," ujar Direktur Utama InHealth, Rosa Christina Ginting di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (12/9/2012).
Selain target premi yang tinggi, InHealth juga menargetkan laba yang sangat tinggi, yakni Rp210 miliar. Dengan target setinggi itu, hasil investasi harus berada di atas 10 persen. "Target labanya lebih besar lagi, kan pemegang saham yang menentukan," jelasnya.
Diketahui, InHealth membukukan premi Rp797 miliar hingga bulan Agustus 2012. Angka ini tumbuh 26,9 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
InHealth juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan sebagai pemegang polis. Secara total tercatat 1.477 perusahaan yang terdaftar. Dimana perusahaan milik negara (BUMN dan BUMD) 94, Institusi Pemerintah 51 dan perusahaan swasta 1.332. Sedangkan untuk jumlah jiwa tertanggung tercatat 1,2 juta jiwa.
"Target premi kita sangat tinggi, pemegang saham kita ingin jauh lebih dari industri, Rp1,3 triliun," ujar Direktur Utama InHealth, Rosa Christina Ginting di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (12/9/2012).
Selain target premi yang tinggi, InHealth juga menargetkan laba yang sangat tinggi, yakni Rp210 miliar. Dengan target setinggi itu, hasil investasi harus berada di atas 10 persen. "Target labanya lebih besar lagi, kan pemegang saham yang menentukan," jelasnya.
Diketahui, InHealth membukukan premi Rp797 miliar hingga bulan Agustus 2012. Angka ini tumbuh 26,9 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
InHealth juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan sebagai pemegang polis. Secara total tercatat 1.477 perusahaan yang terdaftar. Dimana perusahaan milik negara (BUMN dan BUMD) 94, Institusi Pemerintah 51 dan perusahaan swasta 1.332. Sedangkan untuk jumlah jiwa tertanggung tercatat 1,2 juta jiwa.
(gpr)
Lihat Juga :