Hubungan dagang Indonesia-Panama ditingkatkan

Jum'at, 14 September 2012 - 10:54 WIB
Hubungan dagang Indonesia-Panama...
Hubungan dagang Indonesia-Panama ditingkatkan
A A A
Sindonews.com – Indonesia menilai Panama sebagai pasar yang cukup prospektif bagi produk-produk nasional. Karena itu, Indonesia mengupayakan peningkatan hubungan dagang dengan negara di Amerika Tengah tersebut.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Gusmardi Bustami mengatakan, Panama menempati posisi keempat di bawah Brasil,Argentina, dan Cile sebagai negara yang nilai perdagangannya terbesar dengan Indonesia.Menurut dia, meski sejauh ini kerja sama bidang perdagangan Indonesia- Panama masih belum banyak, prospek peningkatan perdagangan kedua negara sangat besar.

“Bagi Indonesia, Panama merupakan mitra yang sangat penting dalam kerja sama ekonomi,” tegas Gusmardi Bustami di kantornya,Jakarta,kemarin.

Dalam proses untuk meningkatkan hubungan dagang tersebut, lanjut dia, Indonesia dan Panama telah sepakat untuk berbagi informasi terkini mengenai perkembangan ekonomi kedua negara.Tujuannya, agar para pengusaha di kedua negara dapat saling mengeksplorasi kesempatan bisnis dan investasi yang bisa dikembangkan.

Menurut Gusmardi, Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Panama Jose Pacheco Tejeira telah menyampaikan mengenai Colon Free Zone (CFZ) sebagai pusat aktivitas ekonomi di Panama.Kawasan itu menurutnya dapat dimanfaatkan oleh pengusaha Indonesia untuk berinvestasi dan menunjukkan produk-produknya agar dapat dipasarkan di negara tersebut. Pemerintah Panama juga menyertakan fasilitas berupa infrastruktur dan kemudahan dari sisi insentif pajak dan keimigrasian di CFZ.

Gusmardi menambahkan, Panama merupakan salah satu negara di Amerika Tengah yang strategis secara geografis bagi perdagangan dan investasi.Panama memiliki keunggulan berupa kemudahan akses dan dapat menjadi penghubung ke negara lainnya di kawasan Amerika Latin dan Amerika Utara.“Pemerintah Panama telah mendorong Indonesia untuk memanfaatkan CFZ dan Terusan Panama,” tutur Gusmardi.

Sebaliknya, kata Gusmardi, untuk menarik minat investor dari Panama, Indonesia menjamin kepastian hukum bagi investor, menjamin ketersediaan lahan untuk usaha, dan memberikan insentif pajak kepada 129 sektor bisnis, antara lain perkebunan, pertambangan, real estat,dan elektronik. (mai)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia- Prancis Teken...
Indonesia- Prancis Teken Kerjasama Pertahanan termasuk Caesar dan Amunisi buatan KNDS France
Bilateral Menteri Keuangan...
Bilateral Menteri Keuangan RI-AS
Pentingnya Membangun...
Pentingnya Membangun Pemahaman Kerjasama Bilateral Indonesia-China
Indonesia–Swiss Teken...
Indonesia–Swiss Teken Mou Kerjasama Penanggulangan Bencana
Indonesia-India Teken...
Indonesia-India Teken Kerjasama Keselamatan dan Keamanan Maritim
Inggris-Indonesia Sepakat...
Inggris-Indonesia Sepakat Perpanjang Kemitraan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
5 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
6 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
6 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
6 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
7 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved