Ingin sukses? Jangan jadi kutu loncat
Senin, 17 September 2012 - 09:46 WIB
Ingin sukses? Jangan jadi kutu loncat
A
A
A
Sindonews.com - Menjadi sukses dalam karir dan hidup tentu merupakan cita-cita setiap orang. Sayangnya, tak banyak orang yang merencanakan kesuksesan mereka dengan baik, sehingga berakhir dengan terbuangnya waktu tanpa sempat mewujudkan kesuksesan itu sendiri.
Direktur RED Indo, Dessy Arnas menerangkan, seringkali seseorang terjebak dalam orientasi karier yang salah arah sehingga berujung pada terbuangnya waktu tanpa sempat mewujudkan kesuksesan yang dicita-citakan.
"Ada orang yang orientasi dalam bekerjanya hanya soal salary atau gaji saja. Jadi dia mudah tergiur meninggalkan tempat kerjanya dan pindah ke tempat baru dengan tawaran gaji yang lebih besar. Ujung-ujungnya, dia cuma jadi kutu loncat aja dan waktunya terbuang sia-sia," terang Dessy kepada Sindonews di Jakarta, akhir pekan kemarin.
Menurutnya, ada dua hal yang perlu ditanamkan seseorang dalam mencapai kesuksesan karir yang dicita-citakannya. Yang pertama, katanya, adalah cinta terhadap pekerjaannya. "Kalau orang gak cinta sama pekerjaannya, ya pasti kerjanya gak akan maksimal," jelasnya.
Kedua, lanjutnya, orang tersebut harus terlebih dahulu memastikan tujuan utamanya menginjakkan kaki di dunia kerjanya. "Apakah ingin mencapai jabatan tertentu atau hanya sebagai batu loncatan saja," imbuhnya. (mai)
Direktur RED Indo, Dessy Arnas menerangkan, seringkali seseorang terjebak dalam orientasi karier yang salah arah sehingga berujung pada terbuangnya waktu tanpa sempat mewujudkan kesuksesan yang dicita-citakan.
"Ada orang yang orientasi dalam bekerjanya hanya soal salary atau gaji saja. Jadi dia mudah tergiur meninggalkan tempat kerjanya dan pindah ke tempat baru dengan tawaran gaji yang lebih besar. Ujung-ujungnya, dia cuma jadi kutu loncat aja dan waktunya terbuang sia-sia," terang Dessy kepada Sindonews di Jakarta, akhir pekan kemarin.
Menurutnya, ada dua hal yang perlu ditanamkan seseorang dalam mencapai kesuksesan karir yang dicita-citakannya. Yang pertama, katanya, adalah cinta terhadap pekerjaannya. "Kalau orang gak cinta sama pekerjaannya, ya pasti kerjanya gak akan maksimal," jelasnya.
Kedua, lanjutnya, orang tersebut harus terlebih dahulu memastikan tujuan utamanya menginjakkan kaki di dunia kerjanya. "Apakah ingin mencapai jabatan tertentu atau hanya sebagai batu loncatan saja," imbuhnya. (mai)
(gpr)
Lihat Juga :