Pemerintah bantah konversi BBM-BBG tanpa progres
Jum'at, 21 September 2012 - 15:08 WIB
Pemerintah bantah konversi BBM-BBG tanpa progres
A
A
A
Sindonews.com - Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) sepertinya sudah jarang terdengar kabarnya. Padahal ini sebelumnya sempat diasumsikan sebagai alternatif energi BBM bersubsidi. Pemerintah membantah proyek ini tanpa progres. Ini tidak akan mundur dari jadwal yang ditetapkan pemerintah sehingga dapat beroperasi pada maret 2013.
"Iya memang, anggaran memang mulai tahun ini tetapi tidak untuk tahun ini tetapi jadinya tahun depan. Tidak rasanya memang jadwal on-nya di 2013, memang enggak mundur. kan startingnya mulai sekarang," ujar Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini di Kantornya, Jakarta Jumat (21/9/2012).
Rudi menambahkan, pembangunan SPBG tersebut berasal dari dana APBN 2012 sebesar Rp2,1 triliun. Sedangkan proses tender pengadaan converter kit sudah tahap finalisasi yaitu sudah masuk tahap presentasi para peserta tender. "Converter kit juga sudah jalan kan tendernya sudah 3 bulan. Ibu Evita terakhir sudah unwishing atau presentasi," tegasnya.
Pemerintah, lanjutnya, sudah mempunyai anggaran pembangunan SPBG pada tahun depan dan gas untuk SPBG juga telah disediakan pemerintah sebanyak 40 mmscfd. "Kan gasnya masih ada 40 mmscfd untuk 36 SPBG, itu tidak terserap semua. Nanti kan masih ada dari Kangean Energy lagi 50 mmscfd. Jadi artinya sumbernya masih ada, barangnya sudah ada," ucap Rudi.
Dia menekankan, PT Pertamina telah berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan SPBG yang akan beroperasi pada 10 Desember mendatang. "Katanya 10 desember kan Bu Karen sudah mau," pungkasnya.
"Iya memang, anggaran memang mulai tahun ini tetapi tidak untuk tahun ini tetapi jadinya tahun depan. Tidak rasanya memang jadwal on-nya di 2013, memang enggak mundur. kan startingnya mulai sekarang," ujar Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini di Kantornya, Jakarta Jumat (21/9/2012).
Rudi menambahkan, pembangunan SPBG tersebut berasal dari dana APBN 2012 sebesar Rp2,1 triliun. Sedangkan proses tender pengadaan converter kit sudah tahap finalisasi yaitu sudah masuk tahap presentasi para peserta tender. "Converter kit juga sudah jalan kan tendernya sudah 3 bulan. Ibu Evita terakhir sudah unwishing atau presentasi," tegasnya.
Pemerintah, lanjutnya, sudah mempunyai anggaran pembangunan SPBG pada tahun depan dan gas untuk SPBG juga telah disediakan pemerintah sebanyak 40 mmscfd. "Kan gasnya masih ada 40 mmscfd untuk 36 SPBG, itu tidak terserap semua. Nanti kan masih ada dari Kangean Energy lagi 50 mmscfd. Jadi artinya sumbernya masih ada, barangnya sudah ada," ucap Rudi.
Dia menekankan, PT Pertamina telah berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan SPBG yang akan beroperasi pada 10 Desember mendatang. "Katanya 10 desember kan Bu Karen sudah mau," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :