Tarif tol Jakarta-Cikampek siap naik pekan depan
Minggu, 23 September 2012 - 18:48 WIB
Tarif tol Jakarta-Cikampek siap naik pekan depan
A
A
A
Sindonews.com - Operator jalan Tol Jakarta-Cikampek, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menyatakan telah memenuhi Standar Pelayanan Mininum (SPM) untuk ruas tol sepanjang 82 kilometer tersebut. Dengan demikian tarif tol akan segera disesuaikan pada pekan depan.
Direktur Operasi Jasa Marga Hassanudin membenarkan akhir September ini, ruas tol Jakarta-Cikampek akan segera dinaikkan tarifnya. “Ya saya sudah dapat kabar dari BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) akan disesuaikan tarifnya sekitar 10 persen,” kata Hasanudin saat dihubungi media di Jakarta, Minggu (23/9/2012).
Karena itu, Jasa Marga mulai hari ini akan mulai melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan Tol Jakarta-Cikampek, agar ada pemahaman dan tidak terjadi penolakan dari masyarakat.
“Seharusnya, sesuai dengan ketentuan, tarif tol Jakarta Cikampek naik pada awal bulan Juli kemarin,” kata Hasanudin.
Menurut Hassan, alasan BPJT menunda kenaikan tarif tol disebabkan ada beberapa aspek layanan yang harus diperbaiki antara lain kondisi permukaan jalan yang berlubang, serta adanya beberapa pagar rumija dan guardrail yang diperbaiki.
“Seluruh perbaikan telah selesai dilakukan, dan Jasa Marga berjanji akan terus memperbaiki pelayanannya, baik layanan konstruksi, layanan transaksi maupun layanan lainnya,” pungkasnya.
Sesuai dengan inflasi dua tahun sebelumnya, kenaikan tarif tol Jakarta-Cikampek diperkirakan sebesar 10 persen sampai 12 persen. Kemungkinan tarif tol tersebut naik antara Rp500 sampai Rp1.000. Saat ini, untuk tarif terjauh jalan tol Jakarta-Cikampek untuk golongan I sebesar Rp11.500 dan diperkirakan bakal naik menjadi Rp12.000.
Direktur Operasi Jasa Marga Hassanudin membenarkan akhir September ini, ruas tol Jakarta-Cikampek akan segera dinaikkan tarifnya. “Ya saya sudah dapat kabar dari BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) akan disesuaikan tarifnya sekitar 10 persen,” kata Hasanudin saat dihubungi media di Jakarta, Minggu (23/9/2012).
Karena itu, Jasa Marga mulai hari ini akan mulai melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan Tol Jakarta-Cikampek, agar ada pemahaman dan tidak terjadi penolakan dari masyarakat.
“Seharusnya, sesuai dengan ketentuan, tarif tol Jakarta Cikampek naik pada awal bulan Juli kemarin,” kata Hasanudin.
Menurut Hassan, alasan BPJT menunda kenaikan tarif tol disebabkan ada beberapa aspek layanan yang harus diperbaiki antara lain kondisi permukaan jalan yang berlubang, serta adanya beberapa pagar rumija dan guardrail yang diperbaiki.
“Seluruh perbaikan telah selesai dilakukan, dan Jasa Marga berjanji akan terus memperbaiki pelayanannya, baik layanan konstruksi, layanan transaksi maupun layanan lainnya,” pungkasnya.
Sesuai dengan inflasi dua tahun sebelumnya, kenaikan tarif tol Jakarta-Cikampek diperkirakan sebesar 10 persen sampai 12 persen. Kemungkinan tarif tol tersebut naik antara Rp500 sampai Rp1.000. Saat ini, untuk tarif terjauh jalan tol Jakarta-Cikampek untuk golongan I sebesar Rp11.500 dan diperkirakan bakal naik menjadi Rp12.000.
(hyk)
Lihat Juga :