Neraca defisit, ekonomi RI masih stabil
Senin, 24 September 2012 - 11:28 WIB
Neraca defisit, ekonomi RI masih stabil
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida masih percaya ekonomi Indonesia berada di kondisi stabil. Walaupun diketahui ada nilai negatif yang tertera di beberapa lini. Seperti neraca pembayaran yang tercatat defisit.
"Kondisi Indonesia masih baik dari berbagai indikator, cadangan devisa per Agustus USD108,99 miliar. Lalu kurs tengah BI September berada pada posisi Rp9.558. Kapitalisasi pasar juga tumbuh 13,13 persen," kata Nurhaida di Jakarta, Senin (14/9/2012).
Saat ini, menurutnya market cap IHSG berada pada posisi Rp4.010 triliun, dengan pencapaian IHSG di level 4.224,62. Bahkan hingga IHSG mengalami kenaikan dan mencatat kenaikan tertinggi ke tiga setelah Singapura dan Hongkong.
"Pasar saham Indonesia diketahui masih menarik bagi investor asing. Posisi Net Buy asing berada pada posisi Rp15,18 triliun," tegasnya.
Sedangkan dari sisi Inflow pemodal asing tidak hanya di saham. Surat utang negara juga mencapai 30 persen dari total SUN yang diperdagangkan.
"Kondisi Indonesia masih baik dari berbagai indikator, cadangan devisa per Agustus USD108,99 miliar. Lalu kurs tengah BI September berada pada posisi Rp9.558. Kapitalisasi pasar juga tumbuh 13,13 persen," kata Nurhaida di Jakarta, Senin (14/9/2012).
Saat ini, menurutnya market cap IHSG berada pada posisi Rp4.010 triliun, dengan pencapaian IHSG di level 4.224,62. Bahkan hingga IHSG mengalami kenaikan dan mencatat kenaikan tertinggi ke tiga setelah Singapura dan Hongkong.
"Pasar saham Indonesia diketahui masih menarik bagi investor asing. Posisi Net Buy asing berada pada posisi Rp15,18 triliun," tegasnya.
Sedangkan dari sisi Inflow pemodal asing tidak hanya di saham. Surat utang negara juga mencapai 30 persen dari total SUN yang diperdagangkan.
(gpr)
Lihat Juga :