Stabilkan pasar modal, peran domestik diperbesar
Senin, 24 September 2012 - 12:17 WIB
Stabilkan pasar modal, peran domestik diperbesar
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida menilai pentingnya peran domestik untuk menstabilkan pasar modal. Menurutnya, jika pasar modal tidak menunjukan keseimbangan dengan asing akan berdampak pada capital outflow.
"kita tahu bahwa kalau sebuah pasar modal itu tidak balance antara domestik dan asing maka kita rentan terhadap capital outflow, bisa terjadi portfolio balancing di Negara asal investornya. Sangat kami tekankan sekali peran dari pemain pasar modal domestik harus ditingkatkan," kata Nurhaida di Jakarta, Senin (24/9/2012).
Dia menjelaskan, porsi asing tidak akan dikurangi untuk menjaga keseimbangan tersebut. Akan tetapi, poin domestik yang semakin diperbesar. Sehingga, investasi yang ada di Indonesia tetapi kondusif.
"Porsi asing tidak untuk dikurangi, SUN sekitar 70 persen, tidak berarti dengan pilihan tertentu bukan dikurangi, lokalnya diperbesar, market kita dibuat menarik investasi dikondusifkan, tingkatkan keamanan investasi, infrastruktur yang bagus, IPF dipersiapkan, upaya membuat market kita lebih aman," paparnya.
Menurutnya, kondisi pasar modal juga akan terbantu dengan keberadaan OJK yang akan mulai beroperasi di awal tahun 2013. "Di pasar modal kedepan akan ada capital market deepening, peningkatan market integrity, dan peningkatan kualitas law enforcement. Kebijakan kedepan akan disiapkan sesuai dengan kebijakan strategis yang dimaksud," pungkasnya.
"kita tahu bahwa kalau sebuah pasar modal itu tidak balance antara domestik dan asing maka kita rentan terhadap capital outflow, bisa terjadi portfolio balancing di Negara asal investornya. Sangat kami tekankan sekali peran dari pemain pasar modal domestik harus ditingkatkan," kata Nurhaida di Jakarta, Senin (24/9/2012).
Dia menjelaskan, porsi asing tidak akan dikurangi untuk menjaga keseimbangan tersebut. Akan tetapi, poin domestik yang semakin diperbesar. Sehingga, investasi yang ada di Indonesia tetapi kondusif.
"Porsi asing tidak untuk dikurangi, SUN sekitar 70 persen, tidak berarti dengan pilihan tertentu bukan dikurangi, lokalnya diperbesar, market kita dibuat menarik investasi dikondusifkan, tingkatkan keamanan investasi, infrastruktur yang bagus, IPF dipersiapkan, upaya membuat market kita lebih aman," paparnya.
Menurutnya, kondisi pasar modal juga akan terbantu dengan keberadaan OJK yang akan mulai beroperasi di awal tahun 2013. "Di pasar modal kedepan akan ada capital market deepening, peningkatan market integrity, dan peningkatan kualitas law enforcement. Kebijakan kedepan akan disiapkan sesuai dengan kebijakan strategis yang dimaksud," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :