Proyek tol Cikampek-Palimanan dapat kucuran Rp8,8 T
Rabu, 26 September 2012 - 13:21 WIB
Proyek tol Cikampek-Palimanan dapat kucuran Rp8,8 T
A
A
A
Sindonews.com - Operator jalan tol, PT Lintas Marga Sedaya (LMS) hari ini menetapkan realisasi pembangunan ruas tol Cikampek-Palimanan melalui penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi senilai Rp8,8 triliun.
Direktur Utama Lintas Marga Sedaya Muhammad Fadzil mengatakan sindikasi perbankan ini dikucurkan 22 perbankan yang dikordinatori oleh Bank BCA dan Bank DKI. Sedangkan Bank Panin, Bank Jabar Banten dan Bank ICBC yang bertindak sebagai mandated lead arranger dan bookrunners.
"Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan proyek jalan tol sepanjang 116 kilometer yang menghubungkan Cikampek dan Palimanan," kata Fadzil dalam keterangan persnya di Hotel Grand Melia, Jakarta, Rabu (26/9/2012).
Dia menjelaskan, sejak peletakan batu pertama di akhir 2011 lalu, pihaknya telah melaksanakan tahap awal pekerjaan konstruksi jalan tol dengan menyelesaikan sejumlah aktivitas seperti mobilisasi, penelitian topografi, pembersihan lokasi (site clearing), serta detaksi utilisasi atau proses pendeteksi penggunaan lahan.
"Seluruh pekerjaan tahap awal tersebut kami harapkan rampung pada bulan September ini," tambahnya.
Keberlangsungan proyek tol Cikampek-Palimanan ini dinilai sangat strategis karena selain merupakan ruas yang terpanjang di Trans Jawa, juga menghubungkan langsung dua jalan tol yang sudah beroperasi di Jawa Barat, yaitu jalan tol Jakarta-Cikampek dan Palimanan-Kanci. Sebelumnya, Kementerian PU menargetkan ruas tol ini dapat beroperasi pada 2014.
Direktur Utama Lintas Marga Sedaya Muhammad Fadzil mengatakan sindikasi perbankan ini dikucurkan 22 perbankan yang dikordinatori oleh Bank BCA dan Bank DKI. Sedangkan Bank Panin, Bank Jabar Banten dan Bank ICBC yang bertindak sebagai mandated lead arranger dan bookrunners.
"Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan proyek jalan tol sepanjang 116 kilometer yang menghubungkan Cikampek dan Palimanan," kata Fadzil dalam keterangan persnya di Hotel Grand Melia, Jakarta, Rabu (26/9/2012).
Dia menjelaskan, sejak peletakan batu pertama di akhir 2011 lalu, pihaknya telah melaksanakan tahap awal pekerjaan konstruksi jalan tol dengan menyelesaikan sejumlah aktivitas seperti mobilisasi, penelitian topografi, pembersihan lokasi (site clearing), serta detaksi utilisasi atau proses pendeteksi penggunaan lahan.
"Seluruh pekerjaan tahap awal tersebut kami harapkan rampung pada bulan September ini," tambahnya.
Keberlangsungan proyek tol Cikampek-Palimanan ini dinilai sangat strategis karena selain merupakan ruas yang terpanjang di Trans Jawa, juga menghubungkan langsung dua jalan tol yang sudah beroperasi di Jawa Barat, yaitu jalan tol Jakarta-Cikampek dan Palimanan-Kanci. Sebelumnya, Kementerian PU menargetkan ruas tol ini dapat beroperasi pada 2014.
(gpr)
Lihat Juga :