Interkoneksi listrik ASEAN amankan sumber energi
Rabu, 26 September 2012 - 15:23 WIB
Interkoneksi listrik ASEAN amankan sumber energi
A
A
A
Sindonews.com - PT PLN (Persero) memastikan tiga sumber energi besar dapat diamankan dengan adanya koneksi listrik antar negara-negara Asia Tenggara.
"Jadi gini kan ASEAN kan ada 3 sumber energi besar, yang di Mekong, Vietnam ada air dengan kapasitas 2.000 mw dan di tengah yaitu Indonesia ada batubara, di sisi Filipina ada geothermal juga bagus banget," ujar Sekretaris Jenderal Head of ASEAN Power Utilities Authorities Syaiful Bakhri di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Rabu (26/9/2012).
Syaiful menegaskan tujuan koneksi Asia Tenggara tersebut guna mengamankan potensi energi yang ada di negara-negara Asia Tenggara.
"Idenya bagaimana energi full mix kita itu secure jadi misalnya kita bangun PLTA di Jawa dan Sumatera tapi kita ambil Mekong, Vietnam. Terus beban dasarnya misalnya orang Singapura bisa ambil dari geothermal," ucap Syaiful.
Dia menambahkan, koneksi tersebut juga bisa dipakai untuk seluruh daerah di Indonesia karena lebih murah dan tidak perlu membangun banyak pembangkit baru.
"Bisa, tapi ide utama untuk energy security semua negara ASEAN. Dan lebih murah karena tidak perlu bangun pembangkit," pungkasnya.
"Jadi gini kan ASEAN kan ada 3 sumber energi besar, yang di Mekong, Vietnam ada air dengan kapasitas 2.000 mw dan di tengah yaitu Indonesia ada batubara, di sisi Filipina ada geothermal juga bagus banget," ujar Sekretaris Jenderal Head of ASEAN Power Utilities Authorities Syaiful Bakhri di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Rabu (26/9/2012).
Syaiful menegaskan tujuan koneksi Asia Tenggara tersebut guna mengamankan potensi energi yang ada di negara-negara Asia Tenggara.
"Idenya bagaimana energi full mix kita itu secure jadi misalnya kita bangun PLTA di Jawa dan Sumatera tapi kita ambil Mekong, Vietnam. Terus beban dasarnya misalnya orang Singapura bisa ambil dari geothermal," ucap Syaiful.
Dia menambahkan, koneksi tersebut juga bisa dipakai untuk seluruh daerah di Indonesia karena lebih murah dan tidak perlu membangun banyak pembangkit baru.
"Bisa, tapi ide utama untuk energy security semua negara ASEAN. Dan lebih murah karena tidak perlu bangun pembangkit," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :