SBY ajak pengusaha perkuat ekonomi domestik
Selasa, 02 Oktober 2012 - 13:02 WIB
SBY ajak pengusaha perkuat ekonomi domestik
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak kalangan masyarakat dan pengusaha memetik pelajaran yang baik dari krisis dengan cara memperkuat ekonomi domestik.
"Kita tidak perlu mengikuti ideologi atau strategi pembangunan ekonomi, yang biasanya memilih export oriented economy. Mari kita perkuat ekonomi domestik, yang masih memiliki peluang untuk ditingkatkan," dia dalam Pidato pembukaan Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Hotel Sangrila, Jakarta, Selasa (2/10/2012).
Selain itu, Presiden juga mengajak untuk membangun daya saing, ketahanan ekonomi dan industri yang lebih baik. Dengan demikian, dalam 10-15 tahun ke depan, Indonesia tidak perlu takut menghadapi pasar bebas karena sudah mempersiapkan diri sejak dini.
SBY juga mengajak masyarakat dan pengusaha untuk menggalakkan dan meningkatkan investasi di seluruh Indonesia. "Saya ingin program MP3EI bisa dilaksanakan dengan benar agar pembangunan di Jawa dan luar Jawa lebih pesat," imbuh Presiden.
Di samping itu, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), menurut SBY, perlu dikembangkan guna memenuhi rasa keadilan dan mencegah kesenjangan di masyarakat.
"Saya berharap, Kadin benar-benar bisa membuat peluang bisnis di negeri kita. Karena itu, jangan menjadi tamu. Pemerintah pusat dan daerah teruslah tekun mencari peluang usaha," tandas dia.
"Kita tidak perlu mengikuti ideologi atau strategi pembangunan ekonomi, yang biasanya memilih export oriented economy. Mari kita perkuat ekonomi domestik, yang masih memiliki peluang untuk ditingkatkan," dia dalam Pidato pembukaan Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Hotel Sangrila, Jakarta, Selasa (2/10/2012).
Selain itu, Presiden juga mengajak untuk membangun daya saing, ketahanan ekonomi dan industri yang lebih baik. Dengan demikian, dalam 10-15 tahun ke depan, Indonesia tidak perlu takut menghadapi pasar bebas karena sudah mempersiapkan diri sejak dini.
SBY juga mengajak masyarakat dan pengusaha untuk menggalakkan dan meningkatkan investasi di seluruh Indonesia. "Saya ingin program MP3EI bisa dilaksanakan dengan benar agar pembangunan di Jawa dan luar Jawa lebih pesat," imbuh Presiden.
Di samping itu, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), menurut SBY, perlu dikembangkan guna memenuhi rasa keadilan dan mencegah kesenjangan di masyarakat.
"Saya berharap, Kadin benar-benar bisa membuat peluang bisnis di negeri kita. Karena itu, jangan menjadi tamu. Pemerintah pusat dan daerah teruslah tekun mencari peluang usaha," tandas dia.
(rna)
Lihat Juga :