Menkop: Mandiri besar karena doa pelaku UKM
Rabu, 03 Oktober 2012 - 12:04 WIB
Menkop: Mandiri besar karena doa pelaku UKM
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menegah (UKM) Syarifuddin Hasan menyebutkan, Bank Mandiri besar karena doa dari para pelaku UKM yang memperoleh kredit dari bank pelat merah tersebut.
Akibatnya, menurutnya bank milik pemerintah tersebut bisa memiliki aset yang cukup besar. Pada pidato pembukaan Pasar Indonesia, Syarif menuturkan, sikap korporasi dan UKM berbeda ketika mendapatkan kredit dari perbankan.
"Saat perbankan menyalurkan kredit ke korporasi, itu sifatnya bisnis dan setelah itu bisa perayaan. Tapi kalau UKM itu beda, setelah diberikan kredit apa itu 5 atau 10 juta, yang dilakukan adalah dia sujud syukur kepada Tuhan. Sembari mendoakan untuk orang yang memberikan kredit," ujarnya di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Dia mengatakan, salah satu Menteri di kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri. Menteri yang dimaksud adalah Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Menurut dia, kesusksesan Agus menduduki jabatan di pemerintahan saat ini merupakan efek dari kesuksesan Bank tersebut.
"Data empiris menunjukkan, salah satu Menteri sekarang adalah dari mantan Dirut Mandiri. Jadi, disamping kerja yang kita butuhkan doa," jelasnya.
Disamping itu, Syarif mengungkapkan dua permasalahan yang masih menjadi kendala bagi pelaku UKM saat ini. Pertama, menurutnya adalah akses perbankan dan kedua adalah pemasaran.
"Ada masalah akses perbankan dan pemasaran, sudah bagus tapi masih harus ditingkatkan," pungkasnya.
Akibatnya, menurutnya bank milik pemerintah tersebut bisa memiliki aset yang cukup besar. Pada pidato pembukaan Pasar Indonesia, Syarif menuturkan, sikap korporasi dan UKM berbeda ketika mendapatkan kredit dari perbankan.
"Saat perbankan menyalurkan kredit ke korporasi, itu sifatnya bisnis dan setelah itu bisa perayaan. Tapi kalau UKM itu beda, setelah diberikan kredit apa itu 5 atau 10 juta, yang dilakukan adalah dia sujud syukur kepada Tuhan. Sembari mendoakan untuk orang yang memberikan kredit," ujarnya di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Dia mengatakan, salah satu Menteri di kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri. Menteri yang dimaksud adalah Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Menurut dia, kesusksesan Agus menduduki jabatan di pemerintahan saat ini merupakan efek dari kesuksesan Bank tersebut.
"Data empiris menunjukkan, salah satu Menteri sekarang adalah dari mantan Dirut Mandiri. Jadi, disamping kerja yang kita butuhkan doa," jelasnya.
Disamping itu, Syarif mengungkapkan dua permasalahan yang masih menjadi kendala bagi pelaku UKM saat ini. Pertama, menurutnya adalah akses perbankan dan kedua adalah pemasaran.
"Ada masalah akses perbankan dan pemasaran, sudah bagus tapi masih harus ditingkatkan," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :