IFC klaim bantu pembiayaan infrastruktur di Indonesia
Rabu, 03 Oktober 2012 - 17:05 WIB
IFC klaim bantu pembiayaan infrastruktur di Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - International Finance Corporation (IFC), anggota kelompok Bank Dunia mengaku turut mendukung pengembangan infastruktur di Indonesia. Setidaknya 50 persen dari USD300 juta investasi IFC selama 1 tahun masa fiskal 2012, dipergunakan untuk mendanai pembangunan infrastruktur.
"IFC di Indonesia memang memfokuskan pembiayaan dan pendampingan teknis untuk pengembangan infrastruktur di Indonesia," ujar Direktur IFC untuk Asia Timur dan Pasifik Sergio Pimenta di Hotel Mandarin, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Sergio mengungkapkan, produk pembiayaan infrastruktur tersebut diberikan dalam beberapa bentuk, mulai dari pinjaman langsung dan permodalan hingga pembiayaan perdagangan. Selain itu, sektor infrastruktur yang diberikan juga berbagai jenis, seperti di bidang transportasi, pembangkit listrik dan pelabuhan.
Salah satu sektor infrastruktur yang menjadi fokus pembiayaan IFC adalah industri minyak bumi dan gas. Selama satu tahun masa fiskal 2012, yaitu periode Juli 2011 hingga Juni 2012, IFC sudah mendanai dua perusahaan di industri minyak bumi dan gas. Kedua perusahaan tersebut, yaitu PT Trada Maritime Tbk dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk.
IFC memberikan pembiayaan yang hampir sama besarnya kepada kedua perusahaan tersebut. IFC menyebutkan, untuk Wintermar sendiri, IFC sudah memberikan pinjaman sebesar USD55 juta.
"Kami memperkuat hubungan kami sebagai investor di Wintermar yang merupakan perusahaan penyedia kapal lepas pantai dan mitra yang berharga," pungkasnya.
"IFC di Indonesia memang memfokuskan pembiayaan dan pendampingan teknis untuk pengembangan infrastruktur di Indonesia," ujar Direktur IFC untuk Asia Timur dan Pasifik Sergio Pimenta di Hotel Mandarin, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Sergio mengungkapkan, produk pembiayaan infrastruktur tersebut diberikan dalam beberapa bentuk, mulai dari pinjaman langsung dan permodalan hingga pembiayaan perdagangan. Selain itu, sektor infrastruktur yang diberikan juga berbagai jenis, seperti di bidang transportasi, pembangkit listrik dan pelabuhan.
Salah satu sektor infrastruktur yang menjadi fokus pembiayaan IFC adalah industri minyak bumi dan gas. Selama satu tahun masa fiskal 2012, yaitu periode Juli 2011 hingga Juni 2012, IFC sudah mendanai dua perusahaan di industri minyak bumi dan gas. Kedua perusahaan tersebut, yaitu PT Trada Maritime Tbk dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk.
IFC memberikan pembiayaan yang hampir sama besarnya kepada kedua perusahaan tersebut. IFC menyebutkan, untuk Wintermar sendiri, IFC sudah memberikan pinjaman sebesar USD55 juta.
"Kami memperkuat hubungan kami sebagai investor di Wintermar yang merupakan perusahaan penyedia kapal lepas pantai dan mitra yang berharga," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :