Pemerintah minta CSR BUMN fokus rumah murah
Kamis, 04 Oktober 2012 - 13:26 WIB
Pemerintah minta CSR BUMN fokus rumah murah
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah memastikan solusi mengatasi program rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) adalah dengan melibatkan perusahaan pemerintah maupun swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR).
Tujuan pembiayaan dengan melibatkan CSR BUMN dan CSR swasta tersebut agar tidak menambah beban subsidi dalam APBN. "Dengan begitu dapat memberikan fasilitas rumah murah bagi masyarakat yang kurang mampu," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa di kantornya, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Menurutnya, dengan langkah itu maka program pemerintah untuk mengurangi kemiskinan dapat terwujud.
"Jadi kita meminta CSR BUMN fokus ke hal itu sehingga dapat mengurangi beban subsidi APBN. Liat saja di televisi juga ada kan bedah rumah," jelasnya.
Seperti yang diketahui, Mahkamah Konstitusi memutuskan tentang ukuran rumah murah minimal 36 meter persegi tak konstitusional. Dinyatakan, keputusan ini untuk batas minimal ukutan rumah yang diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman bertentangan dengan UUD 1945.
Tujuan pembiayaan dengan melibatkan CSR BUMN dan CSR swasta tersebut agar tidak menambah beban subsidi dalam APBN. "Dengan begitu dapat memberikan fasilitas rumah murah bagi masyarakat yang kurang mampu," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa di kantornya, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Menurutnya, dengan langkah itu maka program pemerintah untuk mengurangi kemiskinan dapat terwujud.
"Jadi kita meminta CSR BUMN fokus ke hal itu sehingga dapat mengurangi beban subsidi APBN. Liat saja di televisi juga ada kan bedah rumah," jelasnya.
Seperti yang diketahui, Mahkamah Konstitusi memutuskan tentang ukuran rumah murah minimal 36 meter persegi tak konstitusional. Dinyatakan, keputusan ini untuk batas minimal ukutan rumah yang diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman bertentangan dengan UUD 1945.
(rna)
Lihat Juga :