PU siap kerjakan proyek EINRIP tahap dua
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 16:10 WIB
PU siap kerjakan proyek EINRIP tahap dua
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan siap untuk melanjutkan proyek pembangunan jalan nasional dengan menggunakan bantuan dana pinjaman luar negeri melalui program Eastern Indonesia National Road Improvement Project (EINRIP).
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Djoko Murjanto mengatakan, tujuan kelanjutan program EINRIP kedua ini yaitu untuk penanganan infrastruktur jalan di daerah yang saat ini masih dinilai kurang. Berdasarkan catatan Kementerian PU, jalan-jalan di daerah kualitas kemantabannya baru sekitar 55-60 persen.
"Sekarang EINRIP tahap pertama sudah selesai. Kami akan minta untuk tahap selanjutnya, tapi belum tahu besaran anggarannya," kata Djoko ditemui di lingkungan Kementerian PU, Jakarta, Jumat (5/10/2012).
Dia menjelaskan, proyek EINRIP merupakan bagian dari program Regional Road Development Progress (RRDP) yang merupakan paket penanganan jalan di Kawasan Indonesia Timur dengan fokus utama pada jalan nasional yang baru ditingkatkan statusnya dari jalan provinsi dan non-status. Penanganan jalan ini mendapatkan dana pinjaman dari pemerintah Australia.
"Pembiayaan dengan RRDP totalnya hanya kurang dari 10 persen, memang jumlahnya masih kecil, EINRIP sendiri bukan bantuan yang prioritas, karena tidak semua negara yang membantu mau menyetujui permintaan kita," jelasnya.
Pada EINRIP tahap pertama, jalan yang dibangun sepanjang 400 kilometer (km) untuk jalan nasional di sembilan provinsi yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Djoko Murjanto mengatakan, tujuan kelanjutan program EINRIP kedua ini yaitu untuk penanganan infrastruktur jalan di daerah yang saat ini masih dinilai kurang. Berdasarkan catatan Kementerian PU, jalan-jalan di daerah kualitas kemantabannya baru sekitar 55-60 persen.
"Sekarang EINRIP tahap pertama sudah selesai. Kami akan minta untuk tahap selanjutnya, tapi belum tahu besaran anggarannya," kata Djoko ditemui di lingkungan Kementerian PU, Jakarta, Jumat (5/10/2012).
Dia menjelaskan, proyek EINRIP merupakan bagian dari program Regional Road Development Progress (RRDP) yang merupakan paket penanganan jalan di Kawasan Indonesia Timur dengan fokus utama pada jalan nasional yang baru ditingkatkan statusnya dari jalan provinsi dan non-status. Penanganan jalan ini mendapatkan dana pinjaman dari pemerintah Australia.
"Pembiayaan dengan RRDP totalnya hanya kurang dari 10 persen, memang jumlahnya masih kecil, EINRIP sendiri bukan bantuan yang prioritas, karena tidak semua negara yang membantu mau menyetujui permintaan kita," jelasnya.
Pada EINRIP tahap pertama, jalan yang dibangun sepanjang 400 kilometer (km) untuk jalan nasional di sembilan provinsi yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
(gpr)
Lihat Juga :