Kinerja reksa dana saham lampaui IHSG

Sabtu, 06 Oktober 2012 - 13:30 WIB
Kinerja reksa dana saham...
Kinerja reksa dana saham lampaui IHSG
A A A
Sindonews. com - Kinerja reksa dana berdasarkan imbal hasil (return) yang diberikan sepanjang September tahun ini berhasil melampaui kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG).

Berdasarkan data PT Infovesta Utama, positifnya kinerja reksa dana seiring positifnya kinerja IHSG. Dengan kinerja IHSG tercatat sebesar 4,98 persen, kinerja reksa dana saham berhasil membukukan kinerja di atasnya atau mencapai 5,5 persen.

Sementara itu, kinerja reksa dana campuran tercatat memberikan return sebesar 3,4 persen dan reksa dana pendapatan tetap sekitar 1,16 persen. Dibanding September tahun lalu, kinerja reksa dana pada tahun ini jauh lebih baik.

Pada September 2011, kinerja reksa dana saham tercatat minus 8,86 persen, reksa dana campuran minus 5,33 persen. Sedangkan, reksa dana pendapatan tetap berhasil memberi return positif meski minim, yakni 0,49 persen.

Analis riset PT Infovestas Utama Fadil Sulaimin mengatakan, positifnya kinerja industri reksa dana pada September 2012 didukung sejumlah sentimen positif yang berasal dari luar negeri. "Seperti program stimulus Outright Monetary Transaction, yang dikeluarkan European Central Bank (ECB) pada minggu kedua dan Quantitative Easing tahap 3 pada minggu ketiga (September) oleh Federal Reserve (The Fed)," kata dia kepada Sindonews, baru-baru ini.

Dia menambahkan, sentimen positif dari dalam negeri juga mendorong gerak bursa lokal dan memberi korelasi positif terhadap kinerja reksa dana bulan kesembilan tahun ini. Sentimen positif dari dalam negeri tersebut berupa tingkat inflasi yang terjaga, bahkan terendah dalam lima tahun terakhir, hanya 0,01 persen.

Selain itu, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) yang stabil dan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap berada pada level 6 persen, juga mendukung penguatan kinerja reksa dana pada bulan tersebut.

IHSG pada September tahun ini, dua kali mencetak sejarah baru. Pertama, pada 14 Sepetmber 2012 yang berhasil menuju level 4.257. Angka ini melampaui rekor sebelumnya yang tercipta pada 3 Mei 2012 pada level 4.224. Selanjutnya, pada 28 September 2012, IHSG kembali menciptakan sejarah baru pada level 4.262,56.

Sementara, pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG kembali mencetak rekor baru menembus level 4.311. Dengan pergerakan IHSG tersebut, Fadil menyatakan, kemungkinan akan terjadi aksi ambil untung (profit taking). "Hal ini tang perlu diantisipasi kalangan investor," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
8 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
8 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
8 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
9 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
9 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
9 jam yang lalu
Infografis
Muhammadiyah Pindahkan...
Muhammadiyah Pindahkan Dana dari BSI ke Dua Bank Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved