Tins gunakan opex Rp32,31 M
Rabu, 10 Oktober 2012 - 11:42 WIB
Tins gunakan opex Rp32,31 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Timah Tbk (Tins) hingga September 2012 telah menggunakan dana belanja operasional (operational expenditure/opex) untuk kegiatan eksplorasinya sebesar Rp32,31 miliar. Sementara penyerapan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp17,59 miliar.
Sekretaris Perusahaan PT Timah Agung Nugroho mengatakan, dana tersebut digunakan untuk melakukan kegiatan eksplorasi. "Kegiatan eksplorasi pada September 2012 melakukan bos prospeksi dan pemantapan di perairan Kundur dan Bangka," kata dia dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/10/2012).
Kegiatan pemboran di Kundur dalam tahan pemboran prospeksi di perairan Kundur Barat. Pemboran di perairan ini menggunakan tiga kapal bor, sedangkan pemboran produksi dan prospeksi di perairan Bangka dilakukan dua kapal bor.
Untuk pemboran di darat dialokasikan ke pemboran primer di wilayah Bangka dan Belitung, sedangkan pemboran alluvial di Bangka berjalan untuk pemantapan tambang besar. Adapun penemuan sumber daya hingga bulan lalu sebanyak 15.096 ton untuk inferred, indicated 6.506 dan sumber daya measured sebanyak 5.131 ton.
Pada bulan ini, perseroan berencana melakukan pemboran prospeksi dan pemantapan dengan lima kapal bor, dimana dua kapal bor dialokasikan di perairan Bangka dan tiga kapal bor lainnya di perairan Kundur, sedangkan pemboran darat difokuskan ke daerah Belitung dan Bangka utara.
Sekretaris Perusahaan PT Timah Agung Nugroho mengatakan, dana tersebut digunakan untuk melakukan kegiatan eksplorasi. "Kegiatan eksplorasi pada September 2012 melakukan bos prospeksi dan pemantapan di perairan Kundur dan Bangka," kata dia dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/10/2012).
Kegiatan pemboran di Kundur dalam tahan pemboran prospeksi di perairan Kundur Barat. Pemboran di perairan ini menggunakan tiga kapal bor, sedangkan pemboran produksi dan prospeksi di perairan Bangka dilakukan dua kapal bor.
Untuk pemboran di darat dialokasikan ke pemboran primer di wilayah Bangka dan Belitung, sedangkan pemboran alluvial di Bangka berjalan untuk pemantapan tambang besar. Adapun penemuan sumber daya hingga bulan lalu sebanyak 15.096 ton untuk inferred, indicated 6.506 dan sumber daya measured sebanyak 5.131 ton.
Pada bulan ini, perseroan berencana melakukan pemboran prospeksi dan pemantapan dengan lima kapal bor, dimana dua kapal bor dialokasikan di perairan Bangka dan tiga kapal bor lainnya di perairan Kundur, sedangkan pemboran darat difokuskan ke daerah Belitung dan Bangka utara.
(rna)
Lihat Juga :