Pengusaha klaim upah buruh RI tertinggi di Asia

Rabu, 10 Oktober 2012 - 14:05 WIB
Pengusaha klaim upah...
Pengusaha klaim upah buruh RI tertinggi di Asia
A A A
Sindonews.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menilai, upah buruh Indonesia sudah layak dibandingkan negara-negara lain di Asia. Dia menyebutkan beberapa tambahan upah yang hanya terjadi di Indonesia.

"Kita sudah tinggi sekali, di Asia. Belum bicara produksi," ujar Sofjan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/10/2012).

Dia menjelaskan, upah tambahan diluar pokok, seperti tunjangan hari raya (THR), uang makan, dan transprotasi tidak diberlakukan di negara-negara lain.

"Kita punya upah itu. Kalau untuk lihat take home pay kita, kita tambah semua. Jangan lupa upah minimum kita, di luar negeri itu tidak ada THR, gaji ke-13. Kita ada, belum lagi berbicara uang makan, transport, uang pensiun dan lain-lain," jelasnya.

Jadi, menurut dia, jika dihitung secara keseluruhan upah tersebut sudah sangat besar. Namun, dia menyesalkan kenapa masih dianggap kurang.

"Sekarang ini, rata-rata kita bayar lebih dari dua kali, lebih dari pada upah minimun kita itu. Mereka cuma lihat upahnya, tapi tidak lihat, apa yang sudah dikasih semua," pungkasnya.

Presidium Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) Muhammad Rusdi sebelumnya menyatakan, upah buruh di Indonesia masih rendah. Dia mencontohkan di daerah Cilacap upah buruh hanya mencapai Rp720 ribu, sebuah angka yang jauh dari kelayakan bila dibandingkan dengan kebutuhan hidup.

"Kami menduga ada mafia di balik tetap bertahannya kebijakan upah murah," ungkap Rusdi beberapa waktu lalu. Dia menambahka, pada pelanggengan praktik-praktik pelanggaran outsourcing juga disinyalir terdapat mafia-mafia yang ikut bermain.

"Ada mafia direksi yang bermain, bekerja sama dengan dinas untuk mempermudah izin beropersinya perusahaan outsourcing," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PERPRINDO dan APINDO...
PERPRINDO dan APINDO Berdiskusi Terkait Wacana Pemindahan Pelabuhan Impor ke Wilayah Timur
Gelar Musprov, APINDO...
Gelar Musprov, APINDO Sulsel Pasang Standar Tinggi untuk Calon Ketua Umum
Musprov Apindo Sulsel...
Musprov Apindo Sulsel Diundur, Penjaringan Kandidat Diperpanjang
Apindo Sulsel Bakal...
Apindo Sulsel Bakal Gelar Pasar Ramadhan di Lapangan Hasanuddin
Kunjungi APINDO, Unifam...
Kunjungi APINDO, Unifam Bahas Kolaborasi dan Industri FMCG ke Depan
Bazar Ramadan Apindo...
Bazar Ramadan Apindo Makassar:
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved