Gaikindo: Penarikan Toyota tidak berdampak signifikan
Kamis, 11 Oktober 2012 - 16:58 WIB
Gaikindo: Penarikan Toyota tidak berdampak signifikan
A
A
A
Sindonews.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memprediksi angka penjualan mobil Toyota di Indonesia tidak akan menurun secara signifikan akibat recall 7,43 unit mobil Toyota di seluruh dunia karena adanya masalah kelistrikan pada power window.
"Penarikan Toyota tidak akan terlalu berdampak pada penjualan Toyota," kata Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Dalam kesempatan yang sama, Jongkie juga mengungkapkan bahwa penarikan produk Toyota tersebut justru akan meningkatkan kepercayaan konsumen pada Toyota.
"Ini adalah suatu langkah yang positif, bentuk pertanggungjawaban, kita harus melihat ini sebagai suatu hal yang positif," ungkapnya.
Sementara itu, belum ada keterangan resmi yang diberikan oleh pihak Toyota Indonesia hingga berita ini diturunkan. Sebelumnya, beberapa produsen mobil merek terkenal seperti Ford, Nissan, Daihatsu pun pernah melakukan penarikan besar-besaran produknya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Toyota Motor Corp akan menarik (recall) produk kendaraannya sebanyak 7,4 juta unit di seluruh dunia. Penarikan ini dilakukan setelah ditemukan masalah listrik pada tombol power window yang bisa memicu kebakaran.
Toyota menuturkan penarikan itu berlaku terhadap model Camry, Corolla, Yaris, Matrix, RAV4, Highlander, Tundra, Sequoia, dan Scion yang diproduksi pada kurun Juli 2005-Mei 2010 yang dijual di Jepang, Amerika Utara, Eropa, China, Timur Tengah, dan Oseania .
”Ada masalah pada tenaga listrik tombol power window pengemudi yang bisa menyebabkan malafungsi,” papar juru bicara Toyota kepada AFP.
Untuk berita selengkapnya, baca Koran Sindo
"Penarikan Toyota tidak akan terlalu berdampak pada penjualan Toyota," kata Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Dalam kesempatan yang sama, Jongkie juga mengungkapkan bahwa penarikan produk Toyota tersebut justru akan meningkatkan kepercayaan konsumen pada Toyota.
"Ini adalah suatu langkah yang positif, bentuk pertanggungjawaban, kita harus melihat ini sebagai suatu hal yang positif," ungkapnya.
Sementara itu, belum ada keterangan resmi yang diberikan oleh pihak Toyota Indonesia hingga berita ini diturunkan. Sebelumnya, beberapa produsen mobil merek terkenal seperti Ford, Nissan, Daihatsu pun pernah melakukan penarikan besar-besaran produknya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Toyota Motor Corp akan menarik (recall) produk kendaraannya sebanyak 7,4 juta unit di seluruh dunia. Penarikan ini dilakukan setelah ditemukan masalah listrik pada tombol power window yang bisa memicu kebakaran.
Toyota menuturkan penarikan itu berlaku terhadap model Camry, Corolla, Yaris, Matrix, RAV4, Highlander, Tundra, Sequoia, dan Scion yang diproduksi pada kurun Juli 2005-Mei 2010 yang dijual di Jepang, Amerika Utara, Eropa, China, Timur Tengah, dan Oseania .
”Ada masalah pada tenaga listrik tombol power window pengemudi yang bisa menyebabkan malafungsi,” papar juru bicara Toyota kepada AFP.
Untuk berita selengkapnya, baca Koran Sindo
(gpr)
Lihat Juga :