Jelang Idul Adha, suplai BBM aman
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 17:55 WIB
Jelang Idul Adha, suplai BBM aman
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina Persero menyatakan telah menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi peningkatan permintaan akan bahan bakar minyak (BBM) menjelang hari raya Idul Adha, yang akan jatuh pada tanggal 26 Oktober 2012 mendatang.
Planning and Operations Manager Pertamina, Abdul Cholid, menjelaskan bahwa manajemen Pertamina secara rutin melakukan perhitungan matang agar tidak terjadi kelangkaan BBM pada hari biasa maupun hari-hari menjelang hari raya.
"Kita sudah ada prediksi. Kita butuhnya berapa, itu sudah kita prediksi sebelumnya, kan ada meeting bulanan, mingguan, dan seterusnya," terang Abdul Cholid di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (12/11/2012).
Lebih lanjut Cholid menegaskan bahwa ketersediaan BBM menjelang Idul Adha telah mencukupi, sehingga sangat kecil kemungkinannya akan terjadi kelangkaan. "Kita siap untuk suplai saat Idul Adha," tegasnya.
Meski demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan terjadinya permasahan teknis dalam pendistribusian BBM menjelang Idul Adha. Pasokan BBM bisa saja terhambat oleh hal-hal teknis seperti kemacetan. "Tinggal masalah teknis di lapangan," ujar Cholid.
Planning and Operations Manager Pertamina, Abdul Cholid, menjelaskan bahwa manajemen Pertamina secara rutin melakukan perhitungan matang agar tidak terjadi kelangkaan BBM pada hari biasa maupun hari-hari menjelang hari raya.
"Kita sudah ada prediksi. Kita butuhnya berapa, itu sudah kita prediksi sebelumnya, kan ada meeting bulanan, mingguan, dan seterusnya," terang Abdul Cholid di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (12/11/2012).
Lebih lanjut Cholid menegaskan bahwa ketersediaan BBM menjelang Idul Adha telah mencukupi, sehingga sangat kecil kemungkinannya akan terjadi kelangkaan. "Kita siap untuk suplai saat Idul Adha," tegasnya.
Meski demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan terjadinya permasahan teknis dalam pendistribusian BBM menjelang Idul Adha. Pasokan BBM bisa saja terhambat oleh hal-hal teknis seperti kemacetan. "Tinggal masalah teknis di lapangan," ujar Cholid.
(rna)
Lihat Juga :