PTBA bentuk 3 perusahaan patungan

Senin, 15 Oktober 2012 - 14:53 WIB
PTBA bentuk 3 perusahaan...
PTBA bentuk 3 perusahaan patungan
A A A
Sindonews.com - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan membentuk tiga perusahaan patungan untuk proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Mulut Tambang Pranap, Riau.

Proyek pembangunan PLTU berkapasitas 800-1.200 megawatt (MW) tersebut akan dikerjakan perseroan bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB). TNB merupakan perusahaan listrik milik Malaysia. ketiga perusahaan ini melakukan penandatanganan joint development agreement (JDA) hari ini di Bali.

Sekretaris Perusahaan PTBA Joko Pramono mengatakan, berdasarkan pernjanjian itu disebutkan bahwa sebagian listrik yang dihasilkan akan diekspor ke Malaysia melalui kabel bawah laut, yang jaraknya dekat dengan lokasi PLTU Prananp.

"Sedangkan, sebagian listrik akan didistribusikan untuk konsumsi dalam negeri," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (15/10/2012).

Dalam kerja sama ini, perusahaan tambang pelat merah tersebut akan menyiapkan pengembangan batu bara, PLN mengembangkan PLTU Mulut Tambang dan TNB menyiapkan pembangunan jaringan listrik menuju Telok Gong di Melaka, Malaysia.

Guna merealisasikan rencana ini, ketiga perusahaan membentuk tiga perusahaan patungan, yakni perusahaan patungan untuk pengembangan tambang, pengembangan PLTU dan pembangunan transmisi dari Pranap ke Malaysia.

"Dari ketiga perusahaan itu, PTBA menempati posisi sebagai pemegang saham mayoritas untuk perusahaan patungan di sektor penambangan dan penyedian batu bara," ujarnya.

Sebagian wilayah tambang PTBA di Pranap dipersiapkan untuk memenuhi pasokan kebutuhan bahan bakar PLTU tersebut, yakni batu bara. Adapun volume batu bara yang dibutuhkan diperkirakan sekitar 5-6 juta ton per tahun.

Sumber daya batu bara di wilayah Pranap mencapai 792 juta ton, dengan cadangan tertambang sebesar 367 juta ton. Sementara total sumber daya batu bara perseroan sebesar 7,29 miliar ton dengan cadangan tertambang 1,99 miliar ton.

Mayoritas batu bara Pranap berkalori rendah. Batu bara ini dinilai paling ekonomis untuk pasokan PLTU Mulut Tambang lantaran tidak memerlukan biaya transportasi, yang relatif tinggi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berantas Buta Matematika,...
Berantas Buta Matematika, PTBA Alokasikan Rp1 Miliar Latih Ratusan Guru
Bukit Asam (PTBA) Boyong...
Bukit Asam (PTBA) Boyong 4 Penghargaan IDIA Awards 2023
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Koreksi, Saham PTBA jadi Primadona
Kurangi Emisi, PTBA...
Kurangi Emisi, PTBA Operasikan Hybrid Dump Truck hingga Bus Listrik
PTBA Bakal Ganti Pengurus,...
PTBA Bakal Ganti Pengurus, Realisasi Proyek Gasifikasi Batu Bara Dinanti
Atasi Perubahan Iklim,...
Atasi Perubahan Iklim, Pengembangan Teknologi Dekarbonisasi Harus Terus Dipacu
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
6 menit yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
9 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
9 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
9 jam yang lalu
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
10 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
10 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved