Potensi commercial card masih besar di Indonesia
Rabu, 17 Oktober 2012 - 11:54 WIB
Potensi commercial card masih besar di Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - PT Visa Worlwide Indonesia menyebutkan potensi pertumbuhan commercial card di Indonesia cukup besar. Jika, kecenderungan penggunaan kartu hanya personal, commercial card adalah layanan untuk bisnis, baik skala kecil, menengah maupun besar.
Presiden Direktur Visa Worlwide Indonesia, Ellyana Fuad mengatakan, layanan ini penting untuk Indonesia. Pasalnya, seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi, aktivitas bisnis juga terus bergerak cepat, sehingga dibutuhkan sesuatu yang cepat dan menguntungkan.
"Lihat saja sekarang orang Indonesia sudah banyak lakukan perjalanan ke luar negeri," ujar Ellyana di kantornya, The Plaza Office Tower, Jakarta, Rabu (17/10/2012).
Menurutnya, berdasarkan data tahun lalu, ada potensi sebesar USD292 miliar dari total bisnis untuk kartu ini. Potensi tersebut, hanya dihitung 30 persen dari total bisnis yang ada di Indonesia lantaran pada saat ini masih ada transaksi yang tidak bisa menggunakan kartu.
"Itu cuma 30 persen dari total persentase, yang bisa dilakukan dengan kartu saat ini," katanya.
Sementara dengan beralih ke commercial card, menurut dia, pelaku usaha dapat menikmati banyak manfaat. Misalnya, pengelolaan dan mengatur pengeluaran transaksi perusahaan, transparansi keuangan yang lebih baik dengan jejak audit elektronik.
"Akses untuk mengambil dana kapan dan dimanapun serta penghematan perusahaan melalui program Visa commercial offers. Semua ini, dirancang untuk membantu meningkatkan keuntungan perusahaan," pungkasnya.
Presiden Direktur Visa Worlwide Indonesia, Ellyana Fuad mengatakan, layanan ini penting untuk Indonesia. Pasalnya, seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi, aktivitas bisnis juga terus bergerak cepat, sehingga dibutuhkan sesuatu yang cepat dan menguntungkan.
"Lihat saja sekarang orang Indonesia sudah banyak lakukan perjalanan ke luar negeri," ujar Ellyana di kantornya, The Plaza Office Tower, Jakarta, Rabu (17/10/2012).
Menurutnya, berdasarkan data tahun lalu, ada potensi sebesar USD292 miliar dari total bisnis untuk kartu ini. Potensi tersebut, hanya dihitung 30 persen dari total bisnis yang ada di Indonesia lantaran pada saat ini masih ada transaksi yang tidak bisa menggunakan kartu.
"Itu cuma 30 persen dari total persentase, yang bisa dilakukan dengan kartu saat ini," katanya.
Sementara dengan beralih ke commercial card, menurut dia, pelaku usaha dapat menikmati banyak manfaat. Misalnya, pengelolaan dan mengatur pengeluaran transaksi perusahaan, transparansi keuangan yang lebih baik dengan jejak audit elektronik.
"Akses untuk mengambil dana kapan dan dimanapun serta penghematan perusahaan melalui program Visa commercial offers. Semua ini, dirancang untuk membantu meningkatkan keuntungan perusahaan," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :